Jangan takut jatuh, karena yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh. Jangan takut gagal, karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang-orang yang tidak pernah melangkah. Jangan takut salah, karena dengan kesalahan yang pertama kita dapat menambah pengetahuan untuk mencari jalan yang benar pada langkah yang kedua.

Daftar Isi

Friday, October 17, 2014

Syirik serta Bahayanya

Tugas Nabi Muhammad SAW diutus di muka ini adalah mengajak manusia untuk menghambakan diri hanya kepada Allah SWT dan tidak mempersekutukankan-Nya dengan sesuatu apapun.
“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri”
(Qs. Annisaa’(4): 36)
Para ulama sebagai pewaris para Nabi juga mengemban tugas yang tidak berbeda dengan para Nabi untuk mengajak manusia agar menghambakan diri hanya kepada Allah SWT dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun.
Islam masuk dinegeri ini sudah ratusan tahun yang lalu namun tujuan agar manusia menghambakan diri hanya kepada Allah SWT belum sepenuhnya tercapai karena begitu kentalnya umat islam dinegeri ini dengan tradisi-tradisi nenek moyang yang berbau syirik, padahal syirik itu termasuk dosa yang besar dan tidak akan diampuni.
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.”
(Qs. Annisaa: 48)
Orang dahulu bahkan orang-orang zaman sekarang masih ada yang percaya bahwa bulan Syuro akan mendatangkan mala petaka / musibah bagi siapa saja yang menggadakan pernikahan di dalam bulan Syuro, bahkan ada orang-orang yang kungkum (berendam) di sungai-sungai saat malam bulan syuro untuk tujuan membuang sial, mereka mengganggap bahwa bulan Syuro adalah bulan yang keramat.
Tidak sedikit orang yang takut memakai baju warna hijau saat berwisata kepantai parangtritis, karena baju warna hijau tidak disukai oleh Nyi Roro Kidul dan barangsiapa memakai baju warna hijau akan digulung ombak pantai selatan.
Masih banyak tradisi disekitar kita yang berbau Syirik yang harus kita pelajari agar kita bisa menghindari sejauh-jauhnya. Tradisi ruwatan untuk keselamatan seseorang dengan menanggap wayang kulit, tradisi bersih desa untuk keselamatan masyarakat, tradisi sedekah laut atau labuhan dengan melarung ubo rampe kelaut untuk minta selamat.
Padahal keselamatan manusia tidak tergantung pada tradisi atau keyakinan seperti itu, tapi berada di tangan Allah yang akan diberitahu kepada orang yang taat menjalankan firmannya:
“Dengan kitab itulah Allah menunjuk orang-orang yang mengikuti keridhoannya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka kejalan yang lurus.”
(Qs. Al-Maidah:16)
Bahkan Allah menegaskan bahwa orang-orang yang taat kepada Allah dan RosulNya akan mendapat kemenangan yang besar.
“Niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan RosulNya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.”
(Qs. Al-Ahzaab:71)
Marilah saudara-saudaraku, untuk keselamatan kita di dunia maupun di akhirat mari kita pelajari Al-Quran  dan As Sunnah agar lebih mengerti makna tauhid untuk kita amalkan dalam kehidupan ini dan lebih tahu apa itu Syirik serta agar kita bisa menghindarinya, karena Syirik dapat menghapus amal Sholeh pelakunya selain dosanya yang tidak diampuni.
“Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu:”Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi””
(Qs. Az Zumar:65)

sumber: Mas Aris

Diruang yang sederhana ini, saya mencoba berkarya meskipun hanya di dunia maya.

Silahkan tambahkan komentar Anda, Semoga dapat sama-sama membangun. Terima kasih.
EmoticonEmoticon

Video

loading videos
Loading Videos...