Jangan takut jatuh, karena yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh. Jangan takut gagal, karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang-orang yang tidak pernah melangkah. Jangan takut salah, karena dengan kesalahan yang pertama kita dapat menambah pengetahuan untuk mencari jalan yang benar pada langkah yang kedua.

Adsense

  1. Cara Daftar Google Adsense dari Blogspot

Android

  1. Cara Mudah Membuat Website atau Blog Menjadi Aplikasi Android Apk

Art Photography

  1. Akhirnya, Selamat kepada Mbak Ekka dan Mas Adit
  2. Art Photography_Part 1.. diriku di stasiun tawang
  3. Semoga ini yg Terbaik.. Mbak Eka dan Mas Adit
  4. Teruntuk Mbak Ekka & Mas Adit, Selamat Menempuh Hidup Baru
  5. Wisata Telomoyo Negeri di atas Awan - Baru!!

Artikel Matematika

  1. 5 Kampus dengan Jurusan Matematika Terbaik di Indonesia
  2. Berbahasa Matematika Itu Sederhana Tetapi Tidak Gampang!!
  3. Keunikan Bilangan Imajiner
  4. Kumpulan E-Book, materi, software matematika, ataupun tentang PKM dan PMW, Bisa di download disini..
  5. MATEMATIKA menjadi Jurusan Terbaik di UNDIP
  6. Matlab dalam Matematika, utamanya untuk Sistem Kontrol
  7. Tokoh Matematik Islam
  8. ilmu matematika

Buku Inspiratifku

  1. Jejak Sang Kala: Dari Big Bang Hingga Lubang Hitam
  2. [Review] Dengan Passion, Hobi pun Bisa Berubah jadi Duit!

Cinta

  1. Akhirnya, Selamat kepada Mbak Ekka dan Mas Adit
  2. Art Photography_Part 1.. diriku di stasiun tawang
  3. Panggilan Sayang
  4. Semoga ini yg Terbaik.. Mbak Eka dan Mas Adit
  5. Tentang cinta sejati ini..
  6. Teruntuk Mbak Ekka & Mas Adit, Selamat Menempuh Hidup Baru

Computer Science

  1. Beda Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Teknik Komputer, Sistem Informasi (uraian Panjang)
  2. MATEMATIKA menjadi Jurusan Terbaik di UNDIP
  3. Perbedaan Jurusan dalam peminatan komputer (Uraian singkat dari Ilkom UNDIP)
  4. Pilihan Jenjang Karir yang Ambigu
  5. Suara Misterius di Angkasa Disebabkan Angin dari Matahari

Coretan Hati

  1. 'Menulislah'.. Yuk kita Menulis
  2. Akhirnya datang juga, hai Wisuda
  3. Aku Masih Versi Beta
  4. Ayo Semangat KKN
  5. Berawal dari Sebuah Surat, karena Dia Manusia Biasa - Baru!!
  6. Berbahasa Matematika Itu Sederhana Tetapi Tidak Gampang!!
  7. Dahsyatnya taubat nasuha
  8. Falsafah Sebuah Kehidupan
  9. Fatamorgana dalam Demokrasi PilPres
  10. Hadiah tak langsung dari Pak Jendral
  11. Hari yang Sama
  12. Hidup Adalah Sebuah Proses Penciptaan dari Diri Anda Sendiri
  13. Ironi Kehidupanku
  14. Kata Klise yang tidak diharapkan.
  15. Kertas lama dari kawanku
  16. Kesadaranku Yang Lama
  17. Ketulusan Cinta dan Air Mata
  18. Kutipan Harapan dalam Renungan
  19. Layakkah Aku bersamamu di Syurga, wahai Sahabat???
  20. Lembaran kertas kehidupan
  21. Lulus Kuliah
  22. MATEMATIKA menjadi Jurusan Terbaik di UNDIP
  23. Maafkan aku wahai sahabatku...
  24. Maha Karya yang tertunda
  25. Matematika all the way, semoga benar untukku.
  26. Melihat Sisi Lain Pekerjaan Seorang Sainstis Ternyata Cukup Luas
  27. Oh skripsi.
  28. Pengalaman Bekerja Sebagai Credit Marketing Officer atau CMO (Marketing Kredit Mobil) di PT Suzuki Finance Indonesia - Baru!!
  29. Prinsip- prinsip Utama Umat Islam Dalam Menjalani Hidup
  30. Renungan Tentang Sukses
  31. Semangat toga sarjana dari temanku
  32. Surat Kerinduan dan Pesanku Untukmu Sahabat
  33. Tembok Bukanlah Solusi Untuk Membangun Bangsa. Maka Apa Yang Harus Kita Lakukan?
  34. Terasa Berbeda
  35. Untukmu wahai Pahlawan
  36. Wisata Telomoyo Negeri di atas Awan - Baru!!
  37. andimensi, lahir sebuah nama dari dimensi banyak
  38. ayo Anditia, Tetap Yakin dan Semangat
  39. dalam keberanian disanalah ada harapan
  40. tentang akhir di awal pendakian sebenarnya

Design

  1. Makna Warna dalam Desain
  2. andimensi, lahir sebuah nama dari dimensi banyak

Esay

  1. Melihat Sisi Lain Pekerjaan Seorang Sainstis Ternyata Cukup Luas
  2. Pencitraan Hanya Membuahkan Kekecewaan yang Mendalam

Inspirasi Muda

  1. 'Menulislah'.. Yuk kita Menulis
  2. 5 Kampus dengan Jurusan Matematika Terbaik di Indonesia
  3. Aku Masih Versi Beta
  4. Asimetri Sarjana Sains & Sarjana Sosial
  5. ENTREPRENEUR ATAU FREELANCER ANDA MAU YANG MANA?
  6. Ingatanku dalam 5CM Quotes
  7. KEKUATAN MOTIVASI
  8. Kisah Si Anak Kecil
  9. Kuliah sambil kerja.. bisa Seimbangkah?
  10. MIPA tak Miskin Prospek Kerja
  11. Matematikawan, Problem Solver di Industri Migas
  12. Memaknai Sejarah Perjuangan di Hari Kartini
  13. Mencari Pengalaman Kerja Tak Harus dengan Loncat-Loncat Perusahaan - Baru!!
  14. Menjadi Dosen di Indonesia
  15. Moshe Kai Cavalin, Bocah Jenius Bergelar Sarjana di Usia 11 Tahun
  16. Pengalaman Bekerja Sebagai Credit Marketing Officer atau CMO (Marketing Kredit Mobil) di PT Suzuki Finance Indonesia - Baru!!
  17. Pengembangan Diri Mahasiswa untuk Sukses
  18. metamorphose menjadi seperti kupu-kupu.

IslaMedia

  1. 5 Prinsip Membangun Keluarga Bahagia
  2. Berbahasa Matematika Itu Sederhana Tetapi Tidak Gampang!!
  3. Dahsyatnya taubat nasuha
  4. ISRA DAN MI’RAJ KE LANGIT DAN SHALAT FARDLU LIMA WAKTU
  5. Keutamaan Orang yang Berilmu
  6. Layakkah Aku bersamamu di Syurga, wahai Sahabat???
  7. Makna Berkurban di Hari Raya Idhul Adha
  8. Memaknai hubbud Dunya dari diri sendiri
  9. Panggilan Sayang
  10. Pengetahuan tentang Semesta dalam Diri
  11. Prinsip- prinsip Utama Umat Islam Dalam Menjalani Hidup
  12. Rahasia Iblis yang Terungkap
  13. Syirik serta Bahayanya
  14. Tiga Prinsip Islam

Jobseeker

  1. TAKTIK UNTUK MENGHADAPI SELEKSI KERJA - Baru!!
  2. Hard skills dan Soft Skills dalam Dunia Pekerjaan
  3. Mencari Pengalaman Kerja Tak Harus dengan Loncat-Loncat Perusahaan - Baru!!
  4. Mengupas Tuntas Pekerjaan Relationship Officer (RO)
  5. Pengalaman Bekerja Sebagai Credit Marketing Officer atau CMO (Marketing Kredit Mobil) di PT Suzuki Finance Indonesia - Baru!!
  6. Pengalaman Confirmatory Tes dan Psikotes BPJS Ketenagakerjaan atau BPJSTK 2017
  7. Pengalaman Melamar di BPJS Ketenagakerjaan atau BPJSTK 2017
  8. Psikotes PT Kalbe Farma tanggal 27 Februari 2017
  9. Tips membuat SKBN (Surat Keterangan Bebas Narkoba) di Semarang sebagai persyaratan Kerja 2017

KKN Tratemulyo

  1. Reportase KKN PPM Tim 1 Undip Tratemulyo
  2. Selembar Suratku dalam Kenangan KKN Tratemulyo

Kampus

  1. Suara Misterius di Angkasa Disebabkan Angin dari Matahari

Kemerdekaan

  1. Fakta Menarik Mengenai Uang Baru Pecahan Rp 75.000, Apa Saja? - Baru!!

Kisah Penuh Hikmah

  1. Berawal dari Sebuah Surat, karena Dia Manusia Biasa - Baru!!
  2. Hidup Adalah Sebuah Proses Penciptaan dari Diri Anda Sendiri
  3. Hikmah Tentang Kaya Dan Sholeh
  4. Memaknai hubbud Dunya dari diri sendiri
  5. Tembok Bukanlah Solusi Untuk Membangun Bangsa. Maka Apa Yang Harus Kita Lakukan?

Komputer

  1. Menghitung Biaya Listrik Bulanan yang dihabiskan PC kita! - Baru!!
  2. Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum UPGRADE RAM LAPTOP NOTEBOOK

Kumpulan Film PendekKu

  1. Kenanganku dalam sebuah Film

Kumpulan Tugas

  1. TugasTI - Dampak Perkembangan Teknologi Informasi

Math Undip

  1. Ayo Semangat KKN
  2. Berbahasa Matematika Itu Sederhana Tetapi Tidak Gampang!!
  3. Kenangan PKM Jakarta-Surakarta-Yogyakarta
  4. Kertas lama dari kawanku
  5. Kumpulan E-Book, materi, software matematika, ataupun tentang PKM dan PMW, Bisa di download disini..
  6. MATEMATIKA menjadi Jurusan Terbaik di UNDIP
  7. Maha Karya yang tertunda
  8. Oh skripsi.
  9. Semangat toga sarjana dari temanku
  10. Sisi Lain Perjalanan PKM

My Adventure

  1. Wisata Telomoyo Negeri di atas Awan - Baru!!

SEO

  1. Cara Menampilkan Widget Blog pada Versi Mobile
  2. Cara Mengecek Situs Atau Blog Mobile Friendly Atau Tidak
  3. Cara Mudah Membuat Website atau Blog Menjadi Aplikasi Android Apk
  4. Referensi Tempat Download Template Blog Terbaik di Indonesia

Tips & Trik

  1. Apa Perbedaan Tes TOEFL PBT, CBT, dan IBT
  2. Mencari Pengalaman Kerja Tak Harus dengan Loncat-Loncat Perusahaan - Baru!!
  3. Menghitung Biaya Listrik Bulanan yang dihabiskan PC kita! - Baru!!
  4. Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum UPGRADE RAM LAPTOP NOTEBOOK

Toefl

  1. Apa Perbedaan Tes TOEFL PBT, CBT, dan IBT

Tutorial Blog

  1. CARA MEMBUAT ANIMASI PESAN DENGAN JQUERY ROTATOR DI BLOGGER
  2. Cara Daftar Google Adsense dari Blogspot
  3. Cara Lengkap tampil atau sembunyikan Widget di Homepage
  4. Cara Memasang File Dokumen Word, Excel, PPT dan PDF Ke Blog atau Website
  5. Cara Memasang Widget Timeline Twitter dan Lencana Google Plus di Blog dengan Mode Script
  6. Cara Membuat Archive Blog atau Daftar Isi Blog lebih baik di Laman Blog
  7. Cara Membuat Blogroll untuk Daftar Link
  8. Cara Membuat Kaligrafi Bismillah pada awal postingan Blog
  9. Cara Membuat Link Pelangi Warna-Warni di Blog
  10. Cara Membuat Permalink SEO Dan Keren Di Bawah Postingan Blog
  11. Cara Membuat Related Post dengan Gambar
  12. Cara Membuat Spoiler (AutoHide) di postingan Blog
  13. Cara Membuat Tombol Share dengan Efek Slide di Blog
  14. Cara Membuat Widget 3 in 1 Melayang (Blogger, Twitter, Facebook)
  15. Cara Menambahkan 4 elemen Baru di Atas Footer
  16. Cara Menambahkan Tombol Show Hide pada Sidebar Blog
  17. Cara Menampilkan Widget Blog pada Versi Mobile
  18. Cara Mendaftarkan Blog Ke Google Search Engine dan Google Webmaster Tools
  19. Cara Mengecek Situs Atau Blog Mobile Friendly Atau Tidak
  20. Cara Mengganti Tampilan Scroll Bar di Blog
  21. Cara Mudah Membuat Blockquote secara Otomatis pada Postingan Blog
  22. Cara Mudah Membuat Website atau Blog Menjadi Aplikasi Android Apk
  23. Cara Mudah Membuat Widget Galeri Gambar Dilengkapi Dengan Tombol Kontrol di Blog Sendiri
  24. Cara Tercepat Memasang Widget Recent Post Bergambar
  25. Cara membuat Link pada Header Blog
  26. Cara membuat scroll pada Label, Blog Archive atau widget lainnya
  27. Dasar-Dasar HTML (Hyper Text Mark up Language)
  28. Makna Warna dalam Desain
  29. Membuat Author Box Responsive Dengan Css
  30. Membuat Daftar Isi Blog Keren 2013 Sesuai Label
  31. Membuat Daftar Isi Blog Paling Keren 2013 versi 2
  32. Membuat Kontak Mail, LinkedIn, Facebook, BBM, Whatsapp dan Line Keren di Blog
  33. Membuat Push Down Panel Dengan CSS3 di Blog
  34. Membuat Widget Hanya Tampil Di Homepage (Halaman Awal)
  35. Mengganti Older Post dengan angka
  36. Referensi Tempat Download Template Blog Terbaik di Indonesia
  37. Tabel Hex Code Warna untuk Blog atau Website
  38. Trik Membuat Widget Recent Comment di Blog

Widget

  1. Cara Memasang Widget Timeline Twitter dan Lencana Google Plus di Blog dengan Mode Script
  2. Cara Mudah Membuat Widget Galeri Gambar Dilengkapi Dengan Tombol Kontrol di Blog Sendiri

pendidikan

  1. Menyikapi Sistem Pendidikan di Masa Pandemik Covid-19 - Baru!!

psikotes

  1. Apa Perbedaan Tes TOEFL PBT, CBT, dan IBT
  2. Hard skills dan Soft Skills dalam Dunia Pekerjaan
  3. Pengalaman Confirmatory Tes dan Psikotes BPJS Ketenagakerjaan atau BPJSTK 2017
  4. Pengalaman Melamar di BPJS Ketenagakerjaan atau BPJSTK 2017
  5. Psikotes PT Kalbe Farma tanggal 27 Februari 2017
  6. Tips membuat SKBN (Surat Keterangan Bebas Narkoba) di Semarang sebagai persyaratan Kerja 2017

@Caang

Daftar Isi

Tuesday, September 3, 2013

Menjadi Dosen di Indonesia

Semua profesi tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangannya, pun menjadi dosen.

Salah satu hal baik menjadi dosen di Indonesia adalah kemudahannya menjadi dosen tetap/ tenure. Di beberapa negara lain, tak mudah menjadi dosen tetap. Kawan-kawan saya yang bergelar Doktor di Jepang atau Perancis, misalnya mesti mengikuti post-doc dulu, menerbitkan disertasi-nya menjadi buku, baru bisa melamar menjadi dosen tetap, itupun kalau ada lowongan (kabarnya semakin jarang). Kompetisi-nya juga cukup ketat karena portofolio di bidang akademik seperti publikasi ilmiah amat menentukan. Kalaupun ada kasus master menjadi dosen tetap, ini hal yang amat langka sekali, mungkin hanya untuk orang-orang cemerlang saja.



Di indonesia, syarat menjadi dosen hanya bergelar master saja. Bahkan beberapa tahun lalu, orang bergelar sarjana bisa menjadi dosen tetap. Aku-pun menjadi dosen tetap PNS ketika masih sarjana dan kemudian melanjutkan kuliah S2 dan sekarang S3 dalam status sebagai dosen tetap. Artinya titik berangkat menjadi dosen di Indonesia jauh lebih mudah daripada di negara lain yang saya ketahui.

Dalam kondisi semacam ini, tentu saja wajar jika kualitas pendidikan tinggi di Indonesia masih tertinggal dari negara-negara lain yang semua dosennya bergelar Doktor. Hal ini nampaknya disadari pemerintah dengan menggelontorkan beasiswa S2 dan S3 baik di dalam dan luar negeri. Jumlah beasiswanya amat banyak, kabarnya kuota tak pernah tercapai. Namun sayang, pengelolaan beasiswa-nya berjalan buruk, datangnya uang sering terlambat dan banyak ketidakpastian informasi. Walaupun begitu, jumlah penerima manfaat (baca: beasiswa) dari pemerintah cukup besar, sampai tahun 2012, tercatat 29.632 dosen/calon dosen sedang disekolahkan di dalam negeri dengan berbagai skema dan 3662 dosen/calon dosen juga sedang disekolahkan ke luar negeri dengan berbagai skema. (studi.dikti.go.id)

Artinya akan ada lonjakan dosen bergelar master dan doktor dalam beberapa tahun ini, sedangkan diharapkan tak ada lagi dosen bergelar sarjana.
Namun Dosen di Indonesia memang menghadapi persoalan yang tak mudah untuk menghasilkan performance yang baik.

Diluar buruknya fasilitas, perpustakaan atau seringnya tak ada meja kerja bagi dosen (di beberapa banyak kampus), persoalan yang cukup sering dibahas memang soal  penghasilan. Hal ini sudah bolak-balik dibahas di berbagai forum. Terakhir seorang dosen PNS bergelar master lektor IIId diomeli dan dianggap tidak bersyukur karena mengeluhkan gaji-nya yang lebih kecil dari tukang sampah dan penjaga apartemen di perancis. Aku juga pernah menuliskan perbandingan menjadi dosen di indonesia dan malaysia di sini.

Seberapa besar/kecil-kah gaji dosen di Indonesia?

Gaji pokok seorang dosen di Indonesia sama kecilnya dengan PNS lain di Indonesia. Silahkan dilihat disini, golongan satu dan dua PNS di Indonesia lebih kecil dari UMR beberapa Provinsi di Indonesia. kalau dosen pengangkatan pertama IIIb MKG 0 tahun ya gaji pokoknya Rp. 2.278.900, beberapa puluh ribu diatas UMP Jakarta. Memang ada tambahan tunjangan beras/istri/anak, jumlahnya beberapa ratus ribu saja. Silahkan bandingkan dengan gaji pertama beberapa perusahaan swasta/bumn berikut disini. Oh ya, ada juga sih beberapa kampus swasta yang menggaji dosennya dengan standar perusahaan swasta yang baik, gaji pertamanya sekitar tiga atau empat kali gaji pertama dosen PNS di Indonesia.

Hmm tapi sejujurnya, dibandingkan dengan pekerjaan lain, dosen adalah pekerjaan yang menarik. Cepat atau lambatnya karir seorang dosen, lebih tergantung dari kapasitas dan produktivitasnya. Semakin produktif menghasilkan karya ilmiah, terutama di Jurnal terakreditasi dikti atau jurnal internasional, semakin cepat laju karirnya.
Seorang dosen di Indonesia memiliki empat jenjang jabatan akademik/fungsional dosen.

Ketika melamar dan diterima statusnya Tenaga Pengajar, artinya dosen yang belum memiliki jabatan fungsional dosen.  Setelah setahun biasanya sudah boleh mengajukan jafung asisten ahli. Angka kredit asisten ahli IIIb hanya 150 yang sudah pasti bisa didapatkan dari ijazah S2. Sesuai Perpres 65 tahun 2007 jumlahnya Rp.375.000,-.

Tiga tahun kemudian (aturan baru empat tahun loh) bisa mengajukan kenaikan ke jabatan fungsional lektor dengan angka kredit 200-399. Artinya mesti mengumpulkan angka kredit sebanyak minimal 100 dari kegiatan tridharma: pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat . Proses pengajuan ke lektor bisa lebih cepat jika memiliki jurnal terakreditasi dikti, cukup setahun sudah bisa mengajukan kenaikan jafung, tentu saja jika angka kredit mencukupi. Oh ya, jumlah tunjangan lektor Rp. 700.000,-. Aturan baru, permenPAN 17 2013 mensyaratkan dosen yang mau naik ke lektor harus punya tulisan di jurnal ilmiah.

Nah tiga tahun kemudian bisa mengajukan kenaikan ke jabatan fungsional lektor kepala. Jumlah kredit lektor kepala adalah antara 400-849. Sama seperti sebelumnya,di aturan lama jika memiliki jurnal terakreditasi dikti dan angka kredit mencukupi bisa mengajukan ke lektor kepala walaupun baru setahun. PermenPAN 17 2013 mensyaratkan calon lektor kepala musti punya tulisan di jurnal terakreditasi dikti, empat tahun jadi lektor dan sudah harus bergelar Doktor. Berapa tunjangan lektor kepala? Rp. 900.000,-

Nah, kasta tertinggi di dunia perdosenan adalah menjadi Profesor. Dulu, menjadi profesor syaratnya memiliki angka kredit 850, bergelar doktor, minimal 3 tahun jadi lektor kepala dan punya satu tulisan di jurnal terakreditasi dikti, gampang kan? Kini sesuai permenPAN 17 2013 syaratnya menjadi jauh lebih sulit karena selain angka kredit minimal 850 seorang LK baru bisa mengajukan menjadi Profesor setelah tiga tahun memiliki ijazah Doktor, empat tahun menjadi LK dan memiliki tulisan di Jurnal Internasional bereputasi. Tunjangan seorang Profesor memang hanya Rp. 1.350.000,- namun bisa mendapatkan tunjangan kehormatan sebesar dua kali gaji pokok.

Hmm berikut tabel tunjangan fungsional dosen menurut Perpres 65 tahun 2007:




Oh ya, sumber pendapatan lain bagi dosen adalah sertifikasi dosen yang sudah berjalan beberapa tahun lalu. Jumlah tunjangan sertifikasi dosen adalah satu kali gaji pokok. Namun baru 47% dosen di Indonesia yang tersertifikasi, sisanya 57% belum bersertifikasi yang artinya juga belum mendapatkan tunjangannya.(http://www.koran-sindo.com/node/313281).  Syarat sertifikasi juga (dibuat) semakin sulit. Tahun ini ada syarat berkas tambahan, sertifikat TOEFL dan TPA yang entah apa hubungannya dengan sertifikasi dosen.

Jadi menjadi profesor memang cukup menarik secara finansial, bisa mendapatkan empat kali gaji pokok, plus tunjangan fungsional guru besar. Mari kota hitung secara kasar, katakanlah seorang profesor golongan IVd dengan MKG 10 tahun dengan gaji pokok Rp. 3.412.000, maka take home pay-nya adalah (Rp. 3.412.000,-X4) + Rp. 1.350.000,-. = Rp. 14. 998.000,-.
Jumlah tersebut lebih dari dua kali lipat dari Lektor Kepala IIId MKG 10 tahun yang mendapatkan (Rp. 2. 801.000,- X 2) + Rp. 900.000,- = Rp. 6.502.000,-.
Jika punya jabatan, maka akan mendapatkan pendapatan tambahan sebagai berikut (Perpres 65 tahun 2007):


Maka, karena besarnya jumlah pendapatan Profesor, jumlah dosen yang mengajukan diri menjadi profesor melonjak drastis. Menurut Supriadi Rustad, hanya 30% yang diterima dalam pengajuan menjadi Profesor setiap bulannya. Sisanya, 70% ditolak karena berbagai alasan antara lain: karena alasan pelanggaran etika dan profesionalisme, seperti pemalsuan dokumen karya ilmiah. Pemalsuan itu seperti mencantumkan jurnal rakitan, jurnal ”bodong”, artikel sisipan, label akreditasi palsu, nama pengarang sisipan, buku lama sampul baru, dan nama pengarang berbeda. (www.suaramerdeka.com). masih menurut Supriadi Rustad, pada tahun 2012 di Ditjen Dikti dari pengajuan Profesor  sebanyak 115 orang, hanya 77 orang yang layak menjadi Profesor. (http://www.jpnn.com/read/2013/02/09/157651/Gelar-Guru-Besar-tak-Sembarangan-)

Namun tentu saja tak bisa kita menggeneralisir bahwa semua orang yang mengajukan jabatan fungsional adalah mereka yang menghalalkan segala cara. Entah kenapa, ada saja orang-orang yang membuat opini negatif tentang orang-orang yang mengajukan diri menjadi Profesor. Coba saja baca tulisan inihttp://edukasi.kompasiana.com/2013/04/28/akal-akalan-dosen-busuk-untuk-menjadi-profesor-550981.html. Sayangnya tulisan tak berimbang semacam ini tersebar luas dan kemudian membuat opini kuat bahwa mereka yang mengajukan jabatan fungsional Profesor adalah dosen mata duitan dan menghalalkan segala cara.
Apakah semua begitu?

Padahal  kalau mau berpikir lebih seimbang — tanpa memungkiri banyak yang curang juga — ada juga dosen yang menjadi Profesor karena bekerja keras dan jujur, bahkan mendapatkannya di usia muda. Contoh cukup baik misalnya Agung Eko Nugroho di UGM atau Eko Prasojo dan Ibnu Hamad di UI. silahkan baca tulisan tentang menjadi Profesor (Guru Besar) disini. Kemudian menurut peraturan terbaru, profesor juga memiliki kewajiban khusus berupa menulis di jurnal internasional, menyebarluaskan ilmu (presentasi di seminar) dan menulis buku, yang dievaluasi setiap lima tahun.

Jadi seperti ide awal di tulisan ini, karir dosen memang tergantung dari seberapa kompetensi dan produktivitas seorang dosen. Jika Ia produktif dan bersekolah dengan semangat sampai S3, maka laju karirnya juga bisa cepat. Namun jika malas sekolah dan juga tidak produktif meneliti dan publikasi, tentu saja akan terlindas zaman.

Berbagai perubahan ini menimbulkan dampak serius. Ada (sebagian) dosen yang telanjur berumur dan belum sekolah Doktor yang karirnya terancam  mengalami stagnasi. menurut PermenPAn 17 2013 karirnya paling mentok hanya sampai lektor IIId saja. Jikapun beruntung sudah lektor kepala, maka juga hanya bisa jadi Lektor Kepala IIId, tidak bisa mengajukan ke IVa  kecuali sekolah dan mendapatkan ijazah Doktor. Sebaliknya ada juga (sebagian) dosen  yang sudah/ sedang bersekolah Doktor baik di dalam dan luar negeri yang bisa melaju karirnya. Namun juga tidak mudah karena harus terus berproduksi (baca: meneliti dan publikasi). Jika malas, juga sulit untuk mencapai karir tertinggi menjadi Profesor. Bahkan Lektor Kepala yang sudah berijazah doktor-pun sekarang tidak mudah menjadi Guru Besar karena harus memiliki publikasi di Jurnal internasional bereputasi. Bahkan bagi yang telanjur jadi profesor-pun sekarang muncul aturan pencabutan tunjangan jika tak mampu menghasilkan publikasi di jurnal internasional,

Oh ya, satu lagi. bagaimana nasib dosen yang masih S1 ya?, secara misalnya peraturan-peraturan baru sudah tidak mencantumkan dosen S1 di dalamnya. Pendidikan minimal dosen sesuai UU Guru dan Dosen No. 14 2005 adalah magister untuk mengajar jenjang Diploma dan Sarjana. Nah dosen berpendidikan S1 memiliki waktu sampai 30 Desember 2015, persis sepuluh tahun setelah UU Guru dan Dosen diundangkan.

Hmmm… inilah dunia dosen, bagaimana menurut anda?
disclaimer: Oh ya, tulisan ini lebih banyak soal dosen PNS, maklum tak tahu banyak dunia dosen swasta, mungkin baik juga jika ada yang mau menuliskannya 

Diruang yang sederhana ini, saya mencoba berkarya meskipun hanya di dunia maya.

Silahkan tambahkan komentar Anda, Semoga dapat sama-sama membangun. Terima kasih.
EmoticonEmoticon

:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:o
:>)
(o)
:p
:-?
(p)
:-s
8-)
:-t
:-b
b-(
(y)
x-)
(h)

Video

loading videos
Loading Videos...