Jangan takut jatuh, karena yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh. Jangan takut gagal, karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang-orang yang tidak pernah melangkah. Jangan takut salah, karena dengan kesalahan yang pertama kita dapat menambah pengetahuan untuk mencari jalan yang benar pada langkah yang kedua.

Daftar Isi

Wednesday, June 21, 2017

Hard skills dan Soft Skills dalam Dunia Pekerjaan


Dalam dunia kerja yang dibutuhkan tidak hanya kepandaian akademik/teknis saja, namun juga non akademik. dalam dunia kerja selain mampu dalam menyelesaikan tugas sesuai dengan kemampuan (kemampuan akademis), kita juga harus mampu beadaptasi dengan baik di dunia kerja (kemampuan non akademis).

Kemampuan akademik/teknis disebut juga hardskill, sedangkan kemampuan non akademik disebut softskill. Hard skills merupakan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya. Sedangkan softskill adalah keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skills) dan keterampilan dalam mengatur dirinya sendiri (intrapersonal skills) yang mampu mengembangkan unjuk kerja secara maksimal. Hardskill dapat dilihat/diukur dari riwayat pendidikan yang didapatkan dari pembelajaran atau kegiatan akademik di sekolah, perguruan tinggi maupun dari para ahli di bidangnya. Sedangkan softskill dapat dilihat dari pengalaman dari kegiatan non akademis atau berorganisasi. soft skill tidak dapat diukur dan diamati, dikarenakan soft skill tidak memiliki tolak ukurnya. Keterampilan ini terbentuk melalui hubungan diri dengan lingkungan sekitarnya juga keinginan dalam dirinya.

Contoh kemampuan hardskill adalah keterampilan teknis seperti keuangan, komputer, kualitas, atau keterampilan perakitan. Contoh softskill adalah pribadi dan perilaku interpersonal yang mengembangkan dan memaksimalkan kinerja manusia misalnya, pelatihan, pembentukan tim, pengambilan keputusan, inisiatif. Contoh lain dari keterampilan-keterampilan yang dimasukkan dalam kategori soft skills adalah integritas, motivasi, etika, kerja sama dalam tim, kepemimpinan, kemauan belajar, komitmen, mendengarkan, tangguh, fleksibel, komunikasi lisan, jujur, berargumen logis, tahan banting, kompetisi, ulet, dan lainnya. Softskill dibagi menjadi dua, yaitu intrapersonal skills dan interpersonal skills. Intrapersonal skills adalah keterampilan seseorang dalam ”mengatur” diri sendiri. Sedangkan interpersonal skills adalah keterampilan seseorang yang diperlukan dalam berhubungan dengan orang lain. 

Contoh Intra-personal skill:
  1. Manajemen stress (keterampilan yang memungkinkan seseorang untuk mengantisipasi, mencegah, mengelola dan memulihkan diri dari stres yang dirasakan)
  2. Manajemen waktu (kemampuan untuk mengalokasikan waktu dan sumber daya yang terbatas demi mencapai tujuan yang dikehendaki)
  3. Berpikir kreatif (kemampuan melihat sesuatu yang tidak terlihat sebelumnya, menciptakan sesuatu yang baru atau memodifikasi sesuatu yang sudah ada)
  4. Bertanggung jawab (berkewajiban memikul dan menanggung akibatnya atas segala yang telah dilakukan)
  5. Bersikap Jujur (mengakui, berkata atau memberikan suatu informasi yang sesuai kenyataan dan kebenaran)
  6. Berperilaku adil (Suatu sikap yang tidak memihak kecuali kepada kebenaran)


Contoh inter-personal skill:
  1. Kemampuan memotivasi (suatu dorongan kehendak yang menyebabkan seseorang melakukan suatu perbuatan untuk mencapai tujuan tertentu)
  2. Kemampuan bekerjasama
  3. Kemampuan negosiasi untuk mencapai kesepakatan diantara pihak-pihak yang mempunyai kepentingan yang berbeda.
  4. Kemampuan komunikasi (kecakapan atau kesanggupan penyampaian pesan, gagasan, atau pikiran kepada orang lain)
  5. Kemampuan beradaptasi (kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya)


Perusahaan menganggap bahwa percuma jika hardskill saja yang bagus namun softskillnya tidak. Saat perekrutan karyawan, perusahaan cenderung memilih calon yang memiliki kepribadian lebih baik meskipun hard skillnya lebih rendah. Alasannya sederhana, yaitu memberikan pelatihan keterampilan jauh lebih mudah daripada pembentukan karakter. Bahkan kemudian muncul tren dalam strategi rekrutasi, yaitu ”Recruit for Attitude, Train for Skill“. Pada perekrutan karyawan, kemampuan teknis dan akademis (hard skill) lebih mudah diseleksi, dan dapat diketahui pada daftar riwayat hidup, pengalaman kerja, indeks prestasi dan ketrampilan yang dikuasai. Sedangkan untuk soft skill biasanya dievaluasi oleh psikolog melalui psikotes dan wawancara mendalam. Interpretasi hasil psikotes, meskipun tidak dijamin 100% benar namun sangat membantu perusahaan dalam menempatkan ‘the right person in the right place’. Umumnya kelemahan di softskill berupa karakter yang melekat pada diri seseorang. Kemampuan ini bisa diasah dan ditingkatkan seiring dengan pengalaman kerja. Salah satu cara mengubahnya melalui learning by doing. Selain itu, juga bisa diasah dan ditingkatkan dengan cara mengikuti pelatihan-pelatihan maupun seminar-seminar manajemen. Namun, satu cara ampuh untuk meningkatkan soft skill pada umumnya dengan berinteraksi dan beraktivitas dengan orang lain.

Lalu manakah yang lebih penting antara Soft skill dan Hard skill?

Untuk menjawab pertanyaan apakah manusia memiliki Hard skill dan Soft skill yang baik maka kita perlu melihat keadaan tiap individu, apakah itu keadaan fisik, ekonomi, lingkungan, keluarga dll. Dalam kehidupan ini individu tidak terbebas dari kondisi yang memuaskan atau menyenangkan. Ditambahkan juga bahwa seseorang harus mensikapi kondisi tersebut apakah dengan cara meluap-luap sehingga lupa diri, ataukah menyikapinya dengan cara yang sederhana bahwa dalam hidup ada saatnya menyenangkan dan ada saatnya tidak menyenangkan. kondisi tersebut harus disikapi dengan sikap optimis, menerima sebagaimana adanya dan tidak menyalahkan diri sendiri. Dalam hal bersikap, individu harus penuh harapan dan tetap mencari solusi yang benar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain ataupun lingkungan. Kemampuan untuk memahami diri sendiri dan orang lain serta lingkungan sebagaimana adanya dan selalu berusaha berbuat yang terbaik dalam hidup merupakan hasil pendidikan yang berlangsung tanpa batas.

Hard skill sama sekali tidak ada hubungannya dengan keterampilan berhubungan dengan orang lain. Hard skill lebih mudah dipelajari karena Hard skill memiliki ilmu pasti tersendiri. Hard skill pun lebih mudah untuk diamati dan diukur. Sehingga kinerja seseorang bisa terlihat, walaupun tidak semua kinerja diukur dari Hard skill. Contoh cara lain untuk mengembangkan Hard skill adalah sering diadakan perlombaan-perlombaan. Selain itu, tidak jarang pendidik memberikan hadiah sebagai penghargaan kepada anak didiknya yang memiliki prestasi baik. Hal ini semata-mata bertujuan untuk mengembangkan Hard skill.

Selain Hard skill, seseorang tidak terlepas dari Soft skill, karena seseorang tidak terlepas dari dirinya sendiri dan orang lain. Maksudnya adalah seseorang punya akal, hati nurani yang harus dikembangkan untuk mampu mengatur dirinya sendiri dan untuk berinteraksi dengan orang lain. Soft skill merupakan karakter yang melekat pada diri seseorang. Kemampuan ini bisa diasah dan ditingkatkan seiring dengan pengalaman kerja. Ada banyak cara meningkatkan Soft skill. Salah satunya melalui learning by doing. Selain itu Soft skill juga bisa diasah dan ditingkatkan dengan cara mengikuti pelatihan-pelatihan maupun seminar-seminar manajemen. Meskipun satu cara ampuh untuk meningkatkan Soft skill adalah dengan berinteraksi dan melakukan aktivitas dengan orang lain. Keinginan yang kuat dalam diri sendiri untuk mengubah karakter pribadi juga mampu meningkatkan soft skill yang kita miliki. Pengembangan Soft skill di perguruan tinggi juga dapat dilakukan melalui kegiatan proses pembelajaran dan juga kegiatan kemahasiswaan dalam kegiatan ekstra kurikuler atau ko-kurikuler. 

Sebagai contoh berikut beberapa persyaratan yang diminta oleh perusahaan yang dapat dilihat pada daftar berikut:
1.      Dapat bekerjasama dalam tim
2.      Mampu berkomunikasi secara lisan maupun tulisan
3.      Mampu menghadapi pekerjaan yang mendesak
4.      Mampu bekerja dibawah tekanan
5.      Memiliki great sense of services
6.      Mampu beradaptasi
7.      Memiliki inisiatif dengan sikap intergritas pada pekerjaan
8.      Jujur, inovatif, dan kreatif
9.      Mampu bekerja mandiri, sedikit bimbingan
10.  Memiliki kepemimpinan yang baik
11.  Bertanggung jawab dan memiliki komitmen terhadap pekerjaan
12.  Memiliki motivasi dan antusias dalam bekerja.

Dari data di atas, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar persyaratan yang dibutuhkan perusahaan adalah soft skill. Bila ada pertanyaan mengapa melatih Soft skill itu sangat penting. Jawabannya adalah karena manusia itu adalah makhluk yang subyektif. Disadari atau tidak setiap keputusan yang kita ambil sedikit banyak entah berapa persen pasti dipengaruhi oleh faktor emosional yang ada dalam diri kita. Manusia bukanlah robot yang hanya mengenal fungus Y untuk Yes dan N untuk No. Hal tersebut menunjukkan bahwa manusia adalah makhluk yang tidak pernah lepas dari faktor subyektivitas, diakui atau tidak. Softskill itu sendiri akan nampak apabila seseorang telah menemukan jati dirinya. Namun ada juga yang tidak akan mendapatkan softskill dari dirinya sendiri apabila dia tidak ada keinginan untuk berubah yang besar dalam hidupnya dari pola hidup yang buruk ke  pola hidup yang lebih baik dari sebelumnya. Karena Soft skill itu sendiri akan lahir apabila seseorang memiliki motivasi yang besar untuk berubah lebih baik dari sebelumnya.

perbedaan penting antara Hard skill dan Soft skill

Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat 3 perbedaan penting antara Hard skill dan Soft skill, yaitu:
  1. Hard skill menggunakan kecerdasan IQ atau lebih menggunakan otak kiri (the logical center). Sedangkan Soft skill menggunakan kecerdasan EQ atau lebih menggunakan otak kanan (the emotional center)
  2. Hard skill adalah keterampilan di mana aturan tetap sama terlepas dari keadaan atau orang yang bekerja dengan kita. Dalam kantor, aturan hard skills sudah ditetapkan  oleh perusahaan, seperti standar pegawai dalam hal keterampilan yang dibutuhkan oleh kantor. Sebaliknya, Soft skill adalah keterampilan di mana perubahan aturan tergantung pada budaya perusahaan dan orang-orang yang bekerja dengan Anda. Soft skill lebih menitikberatkan kepada karakter atau pribadi seseorang.
  3. Hard skill bisa dipelajari di sekolah dan dari buku-buku atau dari para ahli di bidangnya. Sedangkan Soft skill, dapat terbentuk oleh lingkungan sekitar. Tetapi yang paling penting untuk melatih Soft skill adalah keinginan dari dalam diri orang itu sendiri.


Apa pengaruh Hard skill dan Soft skill bagi kinerja karyawan?

Hard skill sangatlah penting untuk dikembangkan, karena kemampuan seseorang untuk melakukan sebuah pekerjaan dengan baik dan benar adalah tergantung bagaimana Hard skill yang dia miliki. Tidak mungkin seseorang bisa mengerjakan kegiatan administrasi kantor jika dia tidak mengetahui cara melakukannya, tujuan, dan kegunaannya melakukan hal tersebut. 

Sebelum melamar sebuah pekerjaan pun seharusnya lulusan perguruan tinggi (mahasiswa) harus memperhatikan pekerjaan yang akan diterimanya dengan kemampuannya. Membandingkan kemampuan dengan pekerjaan yang akan dikerjakan adalah hal yang baik. Untuk itu untuk para calon pegawai kantor mempersiapkan dirinya dengan mengembangkan Hard skill sebagai dasar untuk melamar pekerjaan dan diimbangi dengan Soft skill sebagai landasan untuk melakukan pekerjaan. Karena di dalam kantor dewasa ini mensyaratkan adanya kombinasi yang sesuai antara Hard skill dan Soft skill, apapun posisi karyawannya. Tetapi ada juga Perusahaan cenderung memilih calon yang memiliki kepribadian lebih baik meskipun Hard skillnya lebih rendah. Alasannya adalah memberikan pelatihan ketrampilan jauh lebih mudah daripada pembentukan karakter. Hal ini menunjukkan bahwa Hard skill merupakan faktor penting dalam bekerja, namun keberhasilan seseorang dalam bekerja biasanya lebih ditentukan oleh Soft skillnya yang baik.

Kesimpulan

Soft skill dan Hard skill merupakan dua hal yang saling melengkapi. Keduanya sangat penting bagi kesuksesan di lingkungan kerja yang keras. Hard skill dan soft skill dibutuhkan untuk mengembangkan kreatifitas masing-masing individu. Kita tidak bisa hanya mengandalkan salah satu saja. Keduanya harus seimbang. Hal ini dikarenakan, soft skill dapat mempengaruhi hard skill. Sedangkan terlalu berbangga dengan hard skill akan membuat kita sombong. Untuk itu untuk para calon pekerja mempersiapkan dirinya dengan mengembangkan Hard skill sebagai dasar untuk melamar pekerjaan dan diimbangi dengan Soft skill sebagai landasan untuk melakukan pekerjaan. Dalam dunia perkantoran, seorang pegawai harus memiliki hard skill dan soft skill secara seimbang. Untuk melatih hard skill, dapat dilakukan dengan cara mengikuti pendidikan akademis, mengikuti training atau pelatihan yang dilakukan oleh para ahli di bidangnya dan membaca buku. Sedangkan untuk soft skill akan terbentuk oleh keinginan pribadi dan lingkungan sekitar. Soft skill juga dapat dilatih dengan cara mengikuti seminar-seminar manajemen atau seminar motivasi.

Sesungguhnya Allah suka kepada hamba yang berkarya dan terampil (professional atau ahli). Barangsiapa bersusah-payah mencari nafkah untuk keluarganya maka dia serupa dengan seorang mujahid di jalan Allah Azza wajalla. (HR. Ahmad)

Bukan hanya di lingkungan akademisi kita di tuntut untuk mengembangkan sofkill kita, sebelum nantinya kita siap untuk memasuki dunia nyata (real word) tapi pengasahahan sofkill juga di dalam agama kita di suruh untuk mengasahnya keterampilan menjadi seorang yang profesional dan ahli di bidang yang digeluti.

Hadis di atas menegaskan kita untuk membangun sebuah kemampuan baik itu Hardskill maupun Sofkill. Sukses meraih cita-cita dan karir di masa depan tidak hanya ditentukan oleh hardskill, seperti tingginya nilai indeks prestasi (IP), penguasaan teori serta terampil dalam mengoperasikan peralatan laboratorium dan perangkat berteknologi tinggi. Ada banyak cerita dari orang-orang yang tidak memiliki IP yang tinggi meraih sukses dalam kehidupannya, karena mereka mengandalkan pertumbuhan softskill.

semoga artikel ini bermanfaat dan sukses untuk kedepannya!!

Sunday, June 11, 2017

Apa Perbedaan Tes TOEFL PBT, CBT, dan IBT

Test of English As a Foreign Language atau TOEFL sudah sangat umum di telinga masyarakat Indonesia, khususnya pada kaum akademisi. Tes ini dilakukan untuk mengukur dan mengetahui kapabilitas dan kecakapan kita dalam berbahasa Inggris. TOEFL biasanya dikaitkan dengan TOEFL ITP (Institutional Testing Program) dan International Or Official TOEFL ETS. Tes ini diselenggarakan oleh ETS atau Educational Testing Service dan pertama kali diperkenalkan pada tahun 1963. Tes ini juga memiliki peran yang sangat besar dalam peluang karir dan akademik. Sebagai contoh, hasil dari tes TOEFL dapat digunakan untuk melamar pekerjaan pada sebuah instansi dan berfungsi sebagai syarat masuk ke universitas. Tes TOEFL juga bisa digunakan untuk mendapat bantuan dana pendidikan atau beasiswa.



Ada tiga jenis TOEFL yang dilakukan dengan metode yang berbeda pula.

Yang pertama ialah PBT-TOEFL atau Paper Based Test TOEFL atau dalam bahasa kita adalah tes TOEFL berbasis kertas. Seperti namanya, tes ini dilakukan di atas kertas dengan tiga sesi ujian yaitu Listening, Structure, dan Reading. Jenis TOEFL ini memiliki rentang nilai atau skor dari 310 hingga 677 sebagai nilai paling maksimum. Tes ini berlangsung selama 2 hingga 2,5 jam. Saat ini, PBT-TOEFL sudah tidak diberlakukan lagi di lingkup internasional, kecuali beberapa negara saja. Namun, ada banyak instansi lokal di Indonesia yang masih mau menerima hasil score PBT-TOEFL.

Yang kedua ialah CBT-TOEFL atau Computer Based Test TOEFL atau tes TOEFL berbasis komputer. Tes ini menggunakan perangkat lunak resmi yang diterbitkan oleh ETS sebagai media pengujian. Dengan kata lain, peserta ujian mengerjakan soal-soal ujian TOEFL berbasis komputer. Pada tes jenis ini terdapat empat sesi ujian yaitu Listening, Structure, Reading, dan Writing. Selain itu, tes ini berlangsung selama 2 hingga 2,5 jam. CBT-TOEFL memiliki rentang nilai antara nol hingga 330 sebagai nilai paling tinggi.

Terakhir ialah iBT-TOEFL atau internet Based Test TOEFL atau bisa juga disebut tes TOEFL berbasis internet. Jenis tes TOEFL inilah yang sudah berlaku dan diakui secara global. TOEFL jenis ini diperkenalkan dan diberlakukan di dunia internasional pada 2005 silam. Jenis tes TOEFL ini masih dilakukan di komputer, hanya saja kali ini tidak ada dukungan perangkat lunak sebagai media pengujian, namun dilakukan secara online atau dengan kata lain, peserta ujian akan mengerjakan soal-soal tes yang langsung disediakan oleh ETS secara online. Tes terdiri dari empat sesi ujian yaitu Listening, Writing, Reading, dan Speaking dengan nilai maksimum 120, dan berlangsung selama 4 jam. Jenis ujian pun dibagi menjadi dua bagian yaitu Individual Test dan Integrated Test.

Singkatnya, tes TOEFL terbagi menjadi tiga jenis yaitu PBT-TOEFL, CBT-TOEFL, dan iBT-TOEFL. Ketiga-tiganya masih dapat dijumpai karena masih berlaku. Namun, dalam dunia internasional, iBT-TOEFL lah yang disahkan dan diakui secara global. Sangatlah penting untuk mengetahui semua hal itu sebagai tolak ukur kebutuhan dan tujuan anda dalam mengambil tes TOEFL tersebut karena masing-masing jenis tes memiliki nilai dan tingkatan yang berbeda.

Perbedaan lain adalah cara pelaksanaan tes tersebut. Pada TOEFL ITP dan TOEFL PBT, pelaksanaan tes dilakukan di atas kertas secara tertulis. Jadwal pelaksanaan tes ini juga lebih fleksibel karena biasanya tes ini dilakukan secara mandiri oleh sebuah institusi yang memerlukan tes ini. Pegawai yang menyelenggarakan tes ini biasanya akan bekerja sama dengan pihak resmi dari ETS. Namun, berbeda dengan TOEFL IBT. Tes TOEFL ini diadakan langsung oleh pihak ETS. Tes ini dilakukan dengan cara online.

Pelaksanaan Tes TOEFL ini dilakukan secara ketat dengan persiapan materi dan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh peserta tes. Oleh karena itu, jadwal tes ini harus mengikuti jadwal yang telah ditentukan oleh pihak ETS. Harga Tes TOEFL IBT juga lebih mahal dibandingkan TOEFL ITP dan TOEFL PBT. Proses penilaian juga dilakukan secara ketat.

Saturday, May 20, 2017

Pengalaman Confirmatory Tes dan Psikotes BPJS Ketenagakerjaan atau BPJSTK 2017

Dari tulisan saya sebelumnya PengalamanMelamar di BPJS Ketenagakerjaan atau BPJSTK 2017, saya akan meneruskan pengalaman saya ikut Confirmatory Tes pada tanggal 16 mei 2017 pukul 08.00, saya mendapatkan sms dan email dari BPJS Ketenagakerjaan yang menginformasikan untuk tes di gedung Mandala Bhakti Wanitatama Yogyakarta (Jl. Laksda Adisucipto No.88 Caturtunggal, Kec. Depok, Kab. Sleman, DIY 55281).

Butuh perjuangan juga untuk perjalanan saya dari Semarang ke Yogyakarta, Karena jadwal saya di batch 1 artinya saya harus berangkat pagi buta supaya bisa sampai tepat waktu. Pelaksanaan tes CT (Confirmatory Tes) pesertanya sendiri di total dibagi dalam 4 batch dimana pengurutannya sesuai huruf abjad dari nama peserta tes dan pembagiannyapun dipisah antara peserta laki-laki dan perempuan. Untuk jadwal laki-laki adalah pagi sedangkan perempuan adalah siang. Dalam email dari BPJSTK telah dijadwalkan untuk tes CT Batch 1 adalah pukul 07.00 s.d 09.30, dilanjutkan Batch 2 jam 09.30 sampai dengan Batch 4 dan selesai bisa sampai waktu maghrib.


Antrian panjang peserta seleksi

Sebelum masuk ruang tes kita disuruh menyiapkan alat tulis, ktp/sim terbaru, kartu peserta, dan papan jalan. Ktp / sim digunakan untuk ngecek apakah foto kita sama atau beda. Sepertinya pihak panitia memang mewaspadai jika adanya perjokian di rekrutmen ini.


Tempat Confirmatory Tes dan Psikotes BPJSTK 2017

Confirmatory tes ini dibagi menjadi 5 bagian soal. Perbagian atau persubtesnya 10 menit. Bagian 1 adalah pola gambar (menggabungkan beberapa gambar), bagian 2 adalah pola gambar (membuat gambar menjadi beberapa bagian), bagian 3 soal cerita matematika, bagian 4 analogi kata (contoh gula:manis=suka:asam), terakhir bagian 5 adalah deret angka.

Pengumumannya jam 5 pagi esok hari via sms dan online web, kalau lolos CT dijadwalkan tes lagi (psikotes) jam 7 pagi. Mantab jiwa nih jaraknya cuma 2 jam. Hedeh. Kalaupun masih ragu Karena belum dapat notivikasi sms ataupun online web bisa datang langsung ke lokasi tes yang akan ditempel panitia di papan pengumuman sebelum tes berlangsung. Saya Alhamdulillah masih diberikan kesempatan untuk lanjut ke Psikotes esok harinya.




Psikotes Cuma ada dua shift, shift 1 jam 7 pagi dan shift 2 jam setengah 1 siang. materi psikotesnya sendiri terdiri dari 7 tipe (buanyak ya..) yaitu Kraeplein, Deskripsi Diri, Form 1 (milih Sering atau Jarang dalam satu pertanyaan), EPPS (Edwards Personal Preference Schedule), Wartegg, DAT (Draw a Tree), dan DAP (Draw a Person). Sangat panjang juga bagi saya selama pengalaman menjalani sebuah psikotes. Betapa tidak selama kurang lebih 5 jam diharuskan mengikuti setiap tahapannya secara berurutan tanpa istirahat. Cukup membuat panas juga tangan & otak ini. Hehe..

Tiba saatnya pengumuman psikotes seperti hari sebelumnya yaitu besok paginya, yang jika dinyatakan lolos maka paginya akan langsung mengikuti tes selanjutnya yaitu LGD (Leaderless Group Discussion) dan wawancara psikologi hanya tempat pelaksanaan tes yang sedikit dirubah di gedung sebelah yaitu di hotel Grand Mercure Yogyakarta. Sebagai catatan jika dapat dihitung untuk peserta yang lolos dari tahap tes online sampai ke tahap LGD adalah sekitar 100an dari 600an orang tiap batchnya, yang artinya jika dikalikan 4 maka sekitar 579 dari 2400an peserta seleksi.

Sebagai catatan saja untuk kelengkapan berkas seperti SKBN (Surat Keterangan Bebas Narkoba) dan lainnya walaupun dianjurkan untuk menyiapkan sebelum pelaksanaan Confirmatory Tes, tetapi biasanya pengumpulan berkas tersebut setelah kita lolos tes psikotes dan masuk ke tes LGD dan wawancara psikologi.


Mungkin masih belum rejeki saya untuk bisa sampai ke tahap ini (LGD & wawancara psikologi) untuk tahun ini. Alhamdulillah saya sudah diberikan kesempatan mengikuti setengah dari rangkaian tes ini. Mudah-mudahan saya dan pembaca yang mungkin masih kurang beruntung seperti saya diberikan rejeki yang lebih baik lagi kedepan, dan yang lolos tetap semangat yaw. Tapi walaupun begitu saya akan tetap berusaha melanjutkan tulisan ini sebisa mungkin dari rangkaian tes selanjutnya dari pengalaman teman-teman yang lolos.


Untuk LGD dan wawancara psikologi sendiri dibagi menjadi 6 batch dari 579 yang berlangsung selama 2 hari yaitu tanggal 18 s.d 19 Mei 2017. Jadi sekitar 95an setiap batch. Materi Leaderless Group Discussion (LGD) dari teman-teman yang telah mengikutinya adalah mengenai diskusi sifat penting dan kurang penting pegawai BPJSTK. Sedangkan Wanlog (Wawancara Psikologinya) lebih detil ke personal, background keluarga, prestasi dan pengalaman kerja / organisasi. Yang pasti teman-teman juga persiapkan dengan membaca profil BPJSTK Karena di tes sebelumnya (tes Deskripsi Diri) ditanyakan hal-hal yang berkaitan dengan BPJSTK seperti sifat Anda, Kelebihan dan kelemahan Anda, Masalah yang pernah Anda hadapi dan cara menghadapinya, Apa yang Anda ketahui tentang BPJSTK, Apa alasan Anda melamar di Posisi tersebut, dan Sifat seperti apa yang harus dimiliki seorang pegawai BPJSTK. Maap jika mungkin ada yang kurang, tapi kurang lebih seperti itu.

Seleksi BPJSTK dari CT, Psikotes, LGD dan Wanlog memang berlangsung selama 4 hari berturut-turut, jadi siapkan saja mental dan fisik kalian ya.

Mungkin itu saja dari saya, sukses kedepannya!!!

Friday, May 19, 2017

Tips membuat SKBN (Surat Keterangan Bebas Narkoba) di Semarang sebagai persyaratan Kerja 2017

Bagi para calon pencari kerja atau pegawai, surat keterangan bebas Narkoba menjadi salah satu berkas yang sangat penting. Apalagi saat ini pemerintah sedang gencarnya memerangi permasalahan sosial yang terakit penyalahgunaan Narkoba. Bagi yang sudah terbiasa mengurus surat keterangan bebas Narkoba (minimal ada pengalaman pribadi/saudara/tetangga), mungkin sudah terasa mudah, tetapi belum tentu bagi yang masih pemula dalam arti tidak pernah sama sekali mengurus surat keterangan bebas Narkoba sebelumnya mungkin akan sedikit kebingungan bagaimana mengurusnya dan berapa biayanya.

Oleh karena itu, saya ingin sharing pengalaman pribadi saya yang ingin mencari kerja atau calon pegawai negeri ataupun yang ingin melamar ke perusahaan BUMN yang biasa mensyaratkan SKBN bisa disiapkan diantaranya:
  1. Identitas disesuaikan dengan KTP asli Anda, dan tentukan tujuan dari pengurusan SKBN Anda, misal untuk melamar kerja atau pegawai negeri, atau yang lain.
  2. pengurusan surat keterangan bebas Narkoba terdapat di poliklinik kesehatan Kepolisian, biasanya di tingkat Polres, Laboratorium, Rumah Sakit (RS), atau Puskesmas tertentu yang menyediakan pelayanan periksa bebas Narkoba ini. Kalau saran saya lebih ke Rumah Sakit (RS) atau di Labolatorium (Contoh Cito, Prodia, dll). Jika Anda menginginkan waktu yang singkat maka alangkah baiknya di Laboratorium Karena waktu tunggu yang sebentar, tapi jika Anda menginginkan lebih hemat maka saya sarankan ke RS utamanya RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah). Untuk di Semarang ada beberapa rumah sakit yang menyediakan pelayanan ini diantaranya RS Bhayangkara (175 ribu), RSJD Dr. Amino Gondohutomo (171 ribu), RSUD Ketileng (89 ribu/ 89ribu + Kesehatan 70 ribu), RSND (165 ribu), RSUD Semarang (150 ribu).
    Bukti Pembayaran RSUD Ketileng 
    SKBN RSUD Ketileng 
     SKBN RSJD Dr. Amino
     SKBN RSJD Dr. Amino
  3. Setelah itu Anda wajib membayar terlebih dahulu ya bro.. hehe (harga relatif tergantung tempat dan kebijakan penyedia pelayanan bebas Narkoba ini).
  4. Anda kemudian memberikan contoh atau sampel air seni Anda kira-kira ukuran 1,5 - 3 ml dalam sebuah wadah kecil yang akan diperiksa oleh dokter.
  5. Kemudian dokter akan memberikan Anda (bisa juga dilakukan sendiri oleh dokter) sebuah alat yang berisi 6 butir indikator, yaitu indikator AMP (Amphetamin), BZO (Benzodiazephine), COC (Coccaine), MET (Metamphetamine), MOP (Morphin), dan THC (Marijuana). Dalam indikator tersebut terhadap 2 garis putih sebagai alat pembatas apakah Anda terbebas Narkoba atau tidak. Jika pada saat alat tersebut dicelupkan dalam air seni Anda dan semua indikator menunjukkan angka 2 (garis kedua terlampaui), maka Anda dinyatakan negatif Narkoba (tidak mengandung Narkoba). Namun, jika indikatornya hanya terlampaui 1 garis saja, maka Anda dinyatakan positif Narkoba (mengandung Narkoba, terjangkit). Saya sarankan cukup di RSUD Ketileng saja yang sudah paket 3 butir indicator (AMP, Morphin, THC), tetapi harus datang pagi-pagi supaya tidak terlalu banyak mengantri. Bisa juga di RSJD Dr. Amino dengan paket 6 butir indicator (AMP, Opiate, THC, Metamphetamine, Coccaine, Benzodiazephine). Tentunya di RS biaya yang dikeluarkan akan lebih murah dibandingkan jika di laboratorium yang rata-rata per indicator 60 ribu.
  6. Setelah selesai pengambilan kesimpulan, kemudian petugas akan mengetik hasil uji Anda dalam bentuk Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN).
  7. Bila perlu Anda bisa meng - copy untuk dilegalisir oleh petugas.
  8. Selesai.

Demikian mengenai tatacara mengurus SKBN. Tidak susah kan kawan! Selamat mencoba..

Monday, May 1, 2017

Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum UPGRADE RAM LAPTOP NOTEBOOK

Oke, berhubung saya lagi pengen upgrade RAM, postingan kali ini saya sekedar sharing ke temen-temen tentang apa saja yang harus dilihat jika ingin melakukan upgrade RAM laptop, mungkin pembahasan ini akan sama dengan RAM PC biasa ataupun notebook.

Yang terpenting sebelum mengupgrade RAM adalah mengetahui hal-hal sebagai berikut :

Kebutuhan Upgrade
Pertama yang harus dilihat adalah alasan mengenai, “Mengapa sih perlu upgrade RAM?”. Jangan sampai, melakukan upgrade hanya karena ingin saja, hanya karena ikut-ikutan teman, hanya karena alasan biar gak lemot bla bla bla. Mungkin yang lebih terasa memang benar, ketika kita akan melakukan upgrade RAM, satu hal yang kita rasakan adalah kecepatan yang lebih dibanding sebelum dilakukan upgrade. Tapi, satu hal yang terkadang kita lupa, apakah hardware + software kita juga support dalam upgrade tersebut atau tidak? Jika tidak, upgrade gila-gilaan yang kita lakukan akan sia-sia saja. Poin pertama dicatat baik-baik ya, karena ini jadi kunci awal sebelum poin-poin berikutnya

Jenis Processor
Pada dasarnya, masing-masing processor mempunyai kriteria spesifikasi memori yang yang berbeda satu sama lain yang telah ditentukan oleh pembuat processor itu sendiri. Komputer saya mempunyai jenis processor generasi pertama i3 yaitu Intel® Core™ i3 2330M/2310M Processor. Saat ini i3 mungkin sudah banyak berkeliaran di beberapa komputer-komputer yang di jual, tapi satu hal yang perlu dilihat adalah seri/generasi processor tersebut yang biasanya disertakan dibelakang i3. Nah, menurut si pabrikan pembuatnya, laptop saya mempunyai spesifikasi sebagai berikut:




Yang terpenting, yang perlu dilihat adalah tiga poin pertama, yaitu tentang maksimal memori yang bisa dibaca, tipe memori yang mendukung processor, serta dukungan channel pada processor kita.

Poin Pertama: Max Memori = 8GB.

Maksud dari poin pertama adalah, pembacaan memory yang ditentukan maksimal adalah 8 GB, nah lalu apa yang terjadi jika kita malah pasang 16GB? Ya tetap saja, yang dibaca juga 8 GB. Jika kita sudah tahu hal ini, maka kita bisa menyesuaikan dengan ketentuan yang ada di notebook kita, sehingga tidak buang-buang duit untuk hanya mendapatkan kecepatan yang “sesuatu”

Poin Kedua: Tipe Memori

Maksud dari poin kedua adalah kecepatan maksimal dari RAM yang ditentukan adalah DDR3 dengan kecepatan 1066 Mhz. Nah terus bagaimana kita tahu kecepatan RAM DDR3 kita kecepatannya berapa? Itu yang harus kita tahu dulu. Dalam pasaran RAM yang sudah di edarkan, kita akan menjumpai beragam tipe RAM DDR3 yaitu PC8500, PC10600, PC12800, PC15000, dll. Masing-masing mempunyai kecepatan sebagai berikut:

PC8500 = 1060 MHZ
PC10600 = 1333 MHZ
PC12800 = 1600 MHZ
PC15000 = 1875 MHZ
PC16000 = 2000 MHZ

Untuk perhitungan diatas, sebenernya diperoleh dari perhitungan sebagai berikut
Untuk masalah angka di belakang PC diatas yang di bold, mempunyai arti bahwa (misal pada RAM PC8500) RAM tersebut bisa mengeksekusi sekitar 8500 MBps (Mega Byte Per Second), oleh karena itu untuk menghitung kecepatan dalam mengeksekusi angka diatas, maka perhitungannya adalah (1 byte=8 bit) 8500 Mbps/8bit/Hz = 1062,5 Mhz (atau biasa disebut dengan 1060 Mhz).

RUMUS PRAKTIS: BIAR LEBIH GAMPANG, INTINYA TINGGAL DIBAGI DENGAN 8 SAJA ANGKA DI BELAKANG PC!! 

Untuk data diatas, dari hasil spesifikasi RAM yang saya punya, artinya paling maksimal RAM yang saya punya hanya mampu menghasilkan kecepatan 1060 Mhz saja, atau paling tepat yang dipasang di laptop saya ya PC8500. Terus bagaimana jika saya pasang PC12800? Kecepatan yang dibaca juga tetap, maksimal yaitu 1060 Mhz saja, artinya RAM yang kita pasang akan mengalami downgrade dari yang seharusnya kecepatan 1600 Mhz menjadi 1060 Mhz saja.

Tetapi, ketika saya cari PC8500 8GB (2x4GB/dual channel) tidak ada di pasaran, maka satu-satunya pilihan yang saya ambil adalah PC10600 8GB (2x4GB/dual channel), karena sengaja saya ingin pakai yang support dual channel [akan dibahas pada poin berikutnya]. Poin kedua ini harus dimengerti baik-baik jika kita ingin berbicara masalah upgrade RAM agar tidak buang-buang uang. Coba bandingkan saja, untuk harga RAM sebagai berikut [perbandingan menggunakan RAM merk corsair, diambil dari viraindo.com] PC10600 8GB (Dual Channel): Rp. 382.000 dibandingkan dengan PC12800 8GB (Dual Channel): Rp. 507.000. Kita akan menghemat sekitar Rp. 125.000. Kok bisa menghemat? Ya jelas, mau beli yang PC diatas PC10600 sampe berjuta-juta rupiahpun, yang dibaca juga hanya kecepatan 1060 Mhz.

Poin Ketiga: Dukungan Channel Memori

Untuk masalah hal ini, jika tertulis angka 2, maka processor support/bisa membaca RAM Dual Channel, begitu juga jika tertulis angka 3, maka akan bisa support membaca RAM Tripple Channel. Jika lebih jeli lagi, pasti kita akan menjumpai di pasaran RAM yang meskipun besarnya sama, misal 8 GB, tetapi banyak embel-embelnya. Seperti berikut :


tabel perbandingan jenis RAM

[perhatikan yang di bold kuning!!]. Dari data tersebut, terdapat dua jenis RAM, sama-sama 8 GB, tetapi ada embel-embel dual channel pada RAM terakhir. Satu hal yang membedakan, jika anda membeli kedua RAM tersebut, untuk RAM paling atas [tanpa dual channel] Anda akan mendapat hanya satu keping RAM sebesar 8 GB, tetapi jika Anda membeli yang paling bawah (alias dual channel), maka Anda akan mendapatkan dua keping RAM yang masing-masing mempunyai kapasitas sama, yaitu 4 GB. Lalu jika ditanyakan, lebih cepat yang mana? Logikanya sepertiini.
KAPASITAS RAM IBARAT KAPASITAS JALAN TOL [ANGGAP SAJA DATA YANG ADA SEBAGAI MOBIL], CHANNEL IBARAT PINTU TOLNYA. JIKA KAPASITAS JALAN TOL SAMA, TETAPI JALAN TOL YANG SATU MEMPUNYAI PINTU SATU, DAN SATUNYA LAGI MEMPUNYAI PINTU TOL DUA BUAH, PASTINYA, MOBIL YANG BISA MELEWATI PINTU TOL TERSEBUT AKAN LEBIH CEPAT SELESAI PADA TOL YANG MEMPUNYAI DUA BUAH DARI PADA SATU KAN? LOGIKANYA SEPERTI ITU! OLEH KARENA FENOMENA INI MEMANG TERJADI, MAKA HIMBAUAN UNTUK PEMBACA BAHWA SEANDAINYA INGIN MEMASANG 4GB PADA KOMPUTER, MAKA AKAN LEBIH BAIK, JIKA MEMASANG 4GB DUAL CHANNEL [DUA KEPING] DARI PADA 4GB SINGLE CHANNEL [SATU KEPING].

Pertanyaan tambahan 1: Terus bagaimana kalo kita beli RAM tambahan dengan kecepatan yang sama dengan yang sudah kita pasang? Jawabannya: belum tentu bisa memunculkan “dual channel”. Salah satu syarat yang bisa memunculkan dual channel adalah RAM tersebut harus identik, harus sama merk, harus sama kecepatan, harus sama chipset. Terkadang, yang sama merk dan kecepatanpun tidak maksimal memunculkan fasilitas dual channel, apalagi beda merk. Oleh sebab itu, akan lebih baik kita beli satu paket yang sudah diberikan oleh RAM yang ada. Seperti data diatas, misal satu paket 8GB yang langsung dua channel.

Pertanyaan tambahan 2: Bagaimana jika kita memasangkan dua slot memori tetapi yang beda kecepatan? Misal PC8500 dengan PC10600 meski sama kapasitasnya sebesar 4GB? Jawabannya: Kecepatan PC tersebut akan menyesuaikan dengan kecepatan RAM yang lebih kecil. Oleh sebab itu, pastikan jika ingin menambah RAM, harus di teliti dulu RAM yang sudah dipasang, kecuali jika kita ingin mengganti total.

INGAT YA, DUAL CHANNEL SEBENARNYA BUKAN RAM YANG SUPPORT DUAL CHANNEL, TETAPI PROCESSOR DAN MOTHERBOARD-NYA LAH YANG DAPAT MENERIMA/SUPPORT DUAL CHANNEL.

Pertanyaan tambahan 3: Bagaimana kita tahu jenis RAM yang telah kita pasang? Jawabannya: Silahkan anda memakai tools yang ampuh menurut saya, yaitu HWinfo32. Anda bisa mendownloadnya >> disini << atau jika Anda belum sempat download, Anda bisa melakukan langsung pada menu run windows. Ketik pada run: msinfo32.

OS/Operating System

Hal yang satu ini penting sekali untuk di perhatikan setelah kita memakan habis dan disimpan di otak beberapa hal diatas. Jika kita telusuri lebih lanjut, instalasi OS pada komputer kita akan berpengaruh terhadap besarnya RAM yang kita pasang. Yang lebih saya soroti di sini adalah tentang masalah 32bit/64bit pada OS yang kita instal. Lalu, yang menjadi pertanyaan adalah, apa sih pengaruh OS terhadap pembacaan RAM yang kita pasang? Mari, saya jelaskan.

Sadar, tidak sadar, ternyata pada kenyataannya, OS yang kita pasang (baik linux atau pun windows) mempunyai limit memory pada masing-masing jenisnya. Disini saya akan banyak menjelaskan tentang windows, karena pengguna komputer saat ini banyak memakai windows sehingga mungkin lebih banyak dibaca apalagi jika dikaitkan dengan perkembangan jenis windows yang lumayan cepat. Tapi jika dikaitkan dengan linux, inti dari 32 dan 64bit tetap sama kok.

Pada dasarnya, perbedaan dari 32 dan 64 ini adalah tentang banyaknya kapasitas register, yaitu tempat menyimpan data yang bisa di tangani CPU dalam satu kali operasi/perhitungan. Saya tidak akan terlalu banyak membahas register dan processor, tetapi intinya bahwa ketika kita memakai 64 bit, ruang penyimpang pada register akan lebih banyak, dan ketika register mempunyai kapasitas lebih banyak, maka pemrosesan juga lebih cepat.

Setelah mengetahui sedikit perbedaan 64 dan 32 bit, kita akan melihat contoh limit memory yang dipunyai oleh masing-masing OS Windows [saya mengambil contoh windows 7], sebagai berikut:

Silakan Anda mengunjungi alamat ini untuk mengetahui limit memory OS Windows lainnya. Bisa lihat data diatas kan bagaimana akan mubadzirnya kita jika kita melakukan upgrade memory/RAM tapi masih memakai 32 bit?

Pertanyaan tambahan 1: Terus, apa kita harus memakai 64 bit dari pada 32 bit? Jawabannya: Itu terserah Anda. Kenyataannya, aplikasi-aplikasi yang ada sekarang, kebanyakan adalah 32 bit, bukan 64 bit. Aplikasi 32 bit, kadang tidak bisa dipakai pada 64 bit, atau kadang aplikasi tersebut berjalan lambat, driverpun demikian, tidak bisa 32 bit di install pada 64 bit. Itu fakta yang Anda harus terima ketika kita ingin menginstall 64 bit.

Selain itu, ketika kita ingin menginstall 64 bit, yang harus kita lihat adalah: processor harus mendukung 64 bit. Kita dapat melihat pada situs [intel] http://ark.intel.com/ untuk melihat apakah processor kita mendukung atau tidak. Jika tidak mendukung 64 bit, maka bersabarlah karena hanya akan bisa menikmati 32bit saja.


support teknologi dari processor yang saya punya

Sebenarnya, pada beberapa versi windows, terdapat satu fitur yang bisa membuat processor yang berjalan pada versi 32 bit, untuk berjalan pada 64 bit, fitur itu disebut dengan PAE (Physical Address Extension). Menurut msdn.windows.com, Physical Address Extension (PAE) is a processor feature that enables x86 processors to access more than 4 GB of physical memory on capable versions of Windows. Tetapi hal ini, terbatas pada sistem yang didukungnya, seperti

WINDOWS 7 (32 BIT ONLY)
WINDOWS SERVER 2008 (32-BIT ONLY)
WINDOWS VISTA (32-BIT ONLY)
WINDOWS SERVER 2003 (32-BIT ONLY)
WINDOWS XP (32-BIT ONLY)

Silahkan Anda langsung ke alamat msdn.windows untuk lebih lanjut melihat PAE itu sendiri atau, Anda juga bisa mengakali sedikit dari patch yang pernah dicoba disini.

Pertanyaan tambahan 2: Berdasarkan tabel diatas, berarti bisa saja mengupgrade RAM hingga 192 GB? Jawabannya: Tidak. Dikembalikan pada tabel pertama artikel ini, yaitu support processor dalam membaca memori.

Budget

Terakhir, setelah sebanyak itu mengulas hal-hal yang harus diperhatikan, yang terpenting dan yang paling utama itu jangan lupa perhatikan budget Anda dalam membeli RAM, dan pertimbangan hal-hal diatas.

KESIMPULAN: PERHATIKAN SUPPORT PROCESSOR, SUPPORT CHIPSET MOTHERBOARD, SUPPORT OS, DAN SUPPORT DUIT.

Semoga bermanfaat.

Sunday, March 19, 2017

Pengalaman Melamar di BPJS Ketenagakerjaan atau BPJSTK 2017


Sekitar pertengahan februari hingga awal maret 2017 dibuka pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan dengan banyak lowongan, ketika itu saya salah satu orang yang tidak mau melewatkan peluang ini, saya apply lewat web resminya pada tanggal 1 maret 2017. Untuk melamar lewat online, harus register dulu mengisi banyak sekali informasi diri, kemudian sampai lah ke menu lowongan, saya memilih posisi Pelayanan dan Pemasaran karena background pendidikan saya adalah S1 Matematika dan yang dapat masuk hanya pada posisi itu. Sebenarnya ada beberapa posisi lain dengan peluang yang lebih banyak seperti Penata Madya Umum dan Penata Madya Administrasi Pemasaran. Posisi posisi itu dibuka untuk segala jurusan, tapi karena posisi tsb hanya dibutuhin untuk lulusan minimal D3, maka saya lebih memilih posisi Pelayanan dan Pemasaran yang diperuntukan khusus untuk S1. Sebenarnya saya masih bisa apply posisi untuk D3 tersebut, tetapi saya hanya menghindari kesalahan ketika screening data nanti, Karena saat ini banyak perusahaan yang menerapkan lowongan yang benar-benar sesuai dengan background pendidikannya, seperti ketika kita udah tau lowongan dibuka untuk lulusan d3, para lulusan S1 tetep aja apply posisi itu. Alhasil, screening administrasinya gagal. Jadi, kita mesti jeli dalam membaca informasi pekerjaan.

Sebelumnya saya ingin cerita dahulu sebelum apply lamaran di BPJS pada tahun ini, saya tahun lalu juga sudah berusaha melamar pujaan hati ini. Eh maksud saya melamar di BPJS juga tahun lalu, tapi Karena mungkin belum rejekinya saya hanya mentok sampai tahap CONFIRMATORY TEST (belum sampai tahap PSIKOTES). Mungkin saya akan bercerita terlebih dahulu mengenai pengalaman tes tahun kemarin. Waktu itu pembukaan rekrutmen bulan april – mei 2016. Alhamdulillah waktu itu bisa lolos seleksi Administrasi (dengan cek data di internet yang sudah kita isi setelah registrasi), setelah dinyatakan lolos seleksi Tes Online, dilanjutkan tes Konfirmasi (ketika itu saya memilih lokasi Tes di Yogyakarta).

Pengumuman untuk Confirmatory Test 2016

 
Kartu Tes untuk Confirmatory Test 2016

Tapi itu dulu, dan sekarang adalah kesempatan saya untuk memperbaiki semuanya. Tentu harapan saya sangat besar untuk bisa bergabung di BPJS ini. Mudah-mudah Allah SWT memberikan saya kemudahan dalam menjalankan segala tes yang diujikan kedepan hingga babak final (kayak lagi turnamen saja ya.. hihi). eitz tapi emang bener banget, ini adalah sebuah turnamen untuk memperebutkan sebuah kursi yg istimewa. bagaimana tidak, untuk tahun lalu saja yang mendaftar di seluruh indonesia sekitar 150rbuan orang sedangkan yang diterima hanya 500an saja. kalau dapat dihitung dengan prosentase maka hanya sekitar 0.3% saja dari jumlah pendaftar yang masuk.  sungguh butuh perjuangan yang besar.

oke kembali lagi ke tahun 2017 ya bro, Akhirnya tanggal 18 Maret 2017 hari sabtu jam setengah satu pagi, saya dapat sms dan email dari BPJSTK, langsung saya login dan alhamdulillah saya lolos administration screening dan diarahkan untuk tes online pada hari selasa besok jam 8 pagi. Saya tanya tanya teman saya yang mendaftar BPJS TK juga, beberapa ada yang lolos tetapi jadwal tes online mereka berbeda-beda dan tidak hanya dilakukan sehari.

 
Pengumuman Tes Online BPJS 2017

Sekarang tinggal mempersiapkan untuk tes besok dengan membuka-buka kembali soal-soal psikotes yang ada dan berbekal pengalaman dari psikotes  sebelumnya, ditambah koneksi internet yang stabil tentunya.. hehe.. selain itu juga siapkan kertas kosong dan bolpoint buat coret – coretan, dan juga kalkulator siapa tahu berguna.

Mudah-mudahan soal yang diujikan nanti hampir sama dengan tahun lalu. Kalau tidak salah tahun lalu tes onlinenya terdiri atas empat kelompok. Setiap kelompok diberi waktu 6 menitan sehingga keseluruhan tes membutuhkan 30 menitan. Setiap kelompok soal selalu diawali dengan intruksi dan contoh. Jadi, harus diperhatikan intruksinya supaya tidak salah mengerjakan. Satu kelompok soal ada 50 soal (kayaknya, haha). Bayangin aja, waktu 6 menit mengerjakan 50 soal. Kemungkinan selesai pasti sangat kecil. Jadi harus sering-sering latihan dan membaca supaya semakin mahir.

Kelompok soal pertama yaitu soal hitungan sederhana. Kelompok soal yang kedua tentang gambar dimensi tiga yang dirotasi. Kelompok soal yang ketiga yaitu soal cerita matematika tapi yang sederhana. Kelompok soal yang keempat saya lupa, haha. Yang harus diinget, kalo waktu habis tidak bisa kembali ke halaman sebelumnya Karena ini adalah tes online. Jadi tidak ada peluang buat mengkoreksi. Yang terpenting, pastikan jawaban benar. Selebihnya, serahkan semua ke Allah SWT.

Nah saran saya, kalo ngerjakan tes online jangan sendirian, ajak temen yang jago matematika (walaupun saya juga anak matematika, hehe..), yang bawaannya santai, tidak mudah panik. Karena soal hitungannya sederhana dan angka angkanya juga tidak ribet. Jadi, kalkulator kayaknya nggak perlu. Kalo saya lebih suka sendiri sih, biar bisa fokus dan lebih tenang ngerjainnya.


Oke lanjut besok lagi ya, Insya Alloh tulisan ini akan berlanjut setelah saya lulus dari tes online ini.. amiin ya rabb..


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Tapi eh tapi sepertinya saya ingin menambahkan update saya setelah mengikuti tes online BPJSTK kemarin sebelum mengawali kembali tulisan saya besok ya sob.. hehe.. yups saya kemarin mengikuti tes online tepatnya tanggal 29 April jam 7 malem. lho kug bisa ya? bukannya tanggal 21 Maret kemarin? 

Mungkin kalau bro sis membaca tulisan awal saya bakalan tahu kalau saya sudah mendapatkan jadwal untuk tes ditanggal 21. entah karena apa ternyata jadwal tes online saya di rechedule dari pihak panitia rekrutmen. rechedule itupun bahkan sampai berlangsung dua kali. pertama saya disuruh tes tanggal 25 Maret, kemudian direchedule kembali untuk tanggal 29 April. sempat was-was waktu itu terutama ketika rechedule yang kedua yang memakan waktu yang cukup lama. tapi tetap harus saya jalani dengan sabar dan percaya jika memang rejeki tidak kemana.

Alhamdulillah Kemarin saya telah menjalani tes online BPJSTK 2017 dengan lancar tinggal tunggu pengumuman. ketika itu terdapat 4 sesi pertanyaan. sesi pertama adalah tes gambar 21 soal (10 menit), sesi ke-2 tes Premis 20 soal (13 menit), sesi ke-3 Matematika 20 soal (10 menit), sesi terakhir adalah tes kepribadian sebanyak 60 soal dan harus selesai dalam 17 menit, dan catatan untuk sesi terakhir yaitu tes kepribadian diharuskan selesai.

mungkin saya hanya ingin memberikan tips sedikit supaya diberikan kelancaran utamanya ketika akan menjalani tes online apapun posisinya yaitu :

1. selalu patuhi peraturan yang sudah ditetapkan. seperti ketika tes online BPJSTK kemarin yang diharuskan memakai browser Google Crome atau Mozilla Firefox terbaru. jangan lupa juga supaya cek apakah dikomputer anda sudah terinstal Java dan Flash Player. saran saya untuk lebih mudah gunakan saja 

Firefox Extended Support Release for Your Organization

bagi yang belum tahu Firefox terdapat dua jenis yang umum dan yang tipe ESR. untuk tipe ESR ini saya belum begitu paham betul tapi dari pengalaman yang ada dari tipe Firefox ESR ini jika sudah diinstal sangat mudah untuk menautkan dengan Java dan Flash Player kemudian. berbeda dengan crome yang memang tidak bisa support untuk java.
untuk lebih mudah dibrowser kita apakah sudah bisa support untuk java dan Flash Player nya melalui web https://www.whatismybrowser.com/.

2. Gunakan sinyal Internet yang paling lancar di tempat Anda. jangan sampai ditengah ujian berlangsung inet kita mati dan yang paling dikhawatirkan akhirnya kita gagal untuk tes onlinenya.
3. lihat komunitas untuk sesama peserta tes dan saling berbagi pengalaman yang tentu sangat membantu kita juga karena mendapatkan tips & trik baru.
4. terakhir adalah Usaha dan Doa yang harus maksimal tentunya.. hehe..

Mungkin itu dulu dari saya mudah-mudahan bermanfaat ya kawan. selamat bertemu di tes selanjutnya.. :D

Saturday, March 18, 2017

Berbahasa Matematika Itu Sederhana Tetapi Tidak Gampang!!


Dilihat dari segi fungsinya, bahasa memiliki dua fungsi yaitu: pertama, sebagai alat untuk menyatakan ide, pikiran, gagasan atau perasaan; dan kedua, sebagai alat untuk melakukan komunikasi dalam berinteraksi dengan orang lain. Berdasar dua fungsi tersebut, adalah sesuatu yang mustahil dilakukan jika manusia dalam berinteraksi dan berkomunikasi tanpa melibatkan peranan bahasa. Komunikasi pada hakekatnya merupakan proses penyampaian pesan dari pengirim kepada penerima. Hubungan komunikasi dan interaksi antara si pengirim dan si penerima, dibangun berdasarkan penyusunan kode atau simbol bahasa oleh pengirim dan pembongkaran ide atau simbol bahasa oleh penerima.

Menurut Galileo Galilei (1564-1642), seorang ahli matematika dan astronomi dari Italia,"Alam semesta itu bagaikan sebuah buku raksasa yang hanya dapat dibaca kalau orang mengerti bahasanya dan akrab dengan lambang dan huruf yang digunakan di dalamnya. Dan bahasa alam tersebut tidak lain adalah matematika. Berbicara mengenai matematika sebagai bahasa, maka pertanyaan yang muncul kemudian adalah dalam sudut pandang mana matematika itu disebut sebagai bahasa, dan apa perbedaan antara bahasa matematika dengan bahasa-bahasa lainnya.

Merujuk pada pengertian bahasa di atas, maka matematika dapat dipandang sebagai bahasa karena dalam matematika terdapat sekumpulan lambang/simbol dan kata (baik kata dalam bentuk lambang, misalnya ">=" yang melambangkan kata "lebih besar atau sama dengan", maupun kata yang diadopsi dari bahasa biasa, misalnya kata "fungsi" yang dalam matematika menyatakan suatu hubungan dengan aturan tertentu antara unsur-unsur dalam dua buah himpunan).

Masalah yang begitu kompleks bisa disampaikan dengan sederhana dan cantik melalui kalimat matematika. Dua baris penuh kalimat matematika mungkin saja kalau diterjemahkan ke dalam bahasa biasa akan menjadi berbaris-baris. Karena cantiknya bahasa matematika, beberapa orang memanfaatkannya untuk menyampaikan pesan tertentu. Diantaranya ada yang menulis kalimat matematika dengan benar, tapi beberapa lagi kadang menempatkan istilah matematika tidak semestinya.

Bahasa matematika tersusun atas simbol-simbol dan istilah-istilah yang bersifat unik. Walaupun ada beberapa istilah yang memiliki banyak makna, tapi konteksnya tetap berbeda. Contoh istilah yang memiliki banyak makna adalah akar. Istilah akar digunakan dalam operasi bilangan sebagai kebalikan dari operasi pangkat. Tapi istilah akar juga digunakan dalam persamaan. Makna akar dalam persamaan adalah nilai peubah persamaan yang membuat persamaan tersebut menjadi benar.

Matematika adalah bahasa yang melambangkan serangkaian makna dari pernyataan yang ingin kita sampaikan. Simbol-simbol matematika bersifat "artifisial" yang baru memiliki arti setelah sebuah makna diberikan kepadanya. Tanpa itu, maka matematika hanya merupakan kumpulan simbol dan rumus yang kering akan makna. Berkaitan dengan hal ini, tidak jarang kita jumpai dalam kehidupan, banyak orang yang berkata bahwa X, Y, Z itu sama sekali tidak memiliki arti.

Sebagai bahasa, matematika memiliki kelebihan jika dibanding dengan bahasa-bahasa lainnya. Bahasa matematika memiliki makna yang tunggal sehingga suatu kalimat matematika tidak dapat ditafsirkan bermacam-macam. Ketunggalan makna dalam bahasa matematika ini, penulis menyebutnya bahasa matematika sebagai bahasa "internasional", karena komunitas pengguna bahasa matematika adalah bercorak global dan universal di semua negara yang tidak dibatasi oleh suku, agama, bangsa, negara, budaya, ataupun bahasa yang mereka gunakan sehari-hari. Bahasa yang dipakai dalam pergaulan sehari-hari sering mengandung keraguan makna di dalamnya. Kerancuan makna itu dapat timbul karena tekanan dalam mengucapkannya ataupun karena kata yang digunakan dapat ditafsirkan dalam berbagai arti.

Bahasa matematika berusaha dan berhasil menghindari kerancuan arti, karena setiap kalimat (istilah/variabel) dalam matematika sudah memiliki arti yang tertentu. Orang lain bebas menggunakan istilah/variabel matematika yang mengandung arti berlainan. Namun, ia harus menjelaskan terlebih dahulu di awal pembicaraannya atau tulisannya bagaimana tafsiran yang ia inginkan tentang istilah matematika tersebut. Selanjutnya, ia harus taat dan tunduk menafsirkannya seperti itu selama pembicaraan atau tulisan tersebut.

Bahasa matematika adalah bahasa yang berusaha untuk menghilangkan sifat kabur, majemuk, dan emosional dari bahasa verbal. Lambang-lambang dari matematika dibuat secara artifisial dan individual yang merupakan perjanjian yang berlaku khusus suatu permalahan yang sedang dikaji. Suatu obyek yang sedang dikaji dapat disimbolkan dengan apa saja sesuai dengan kesepakatan kita (antara pengirim dan penerima pesan). Kelebihan lain matematika dipandang sebagai bahasa adalah matematika mengembangkan bahasa numerik yang memungkinkan untuk melakukan pengukuran secara kuantitatif. Jika kita menggunakan bahasa verbal, maka hanya dapat mengatakan bahwa Si A lebih cantik dari Si B. Apabila kita ingin mengetahui seberapa eksaknya derajat kecantikannya maka dengan bahasa verbal tidak dapat berbuat apa-apa. Terkait dengan kasus ini maka kita harus berpaling ke bahasa matematika, yakni dengan menggunakan bantuan logika fuzzy sehingga dapat diketahui berapa derajat kecantikan seseorang. Bahasa verbal hanya mampu mengemukakan pernyataan yang bersifat kualitatif. Sedangkan matematika memiliki sifat kuantitatif, yakni dapat memberikan jawaban yang lebih bersifat eksak yang memungkinkan penyelesaian masalah secara lebih cermat.

Matematika memungkinkan suatu ilmu dapat mengalami perkembangan dari tahap kualitatif ke kuantitatif. Perkembangan ini merupakan suatu hal yang imperatif bila kita menghendaki daya prediksi dan kontrol yang lebih tepat dan cermat dari suatu ilmu. Beberapa disiplin keilmuan, terutama ilmu-ilmu sosial, agak mengalami kesukaran dalam perkembangan yang bersumber pada problem teknis dan pengukuran. Kesukaran ini secara bertahap telah mulai dapat diatasi, dan akhir-akhir ini kita melihat perkembangan yang menggermbiarakan, di mana ilmu-ilmu sosial telah mulai memasuki tahap yang bersifat kuantitaif. Pada dasarnya matematika diperlukan oleh semua disiplin keilmuan untuk meningkatkan daya prediksi dan kontrol dari ilmu tersebut.

Bagi dunia keilmuan, matematika memiliki peran sebagai bahasa simbolik yang memungkinkan terwujudnya komunikasi yang cermat dan tepat. Matematika dalam hubungannya dengan komunikasi ilmiah mempunyai perang anda yakni sebagi ratu dan sekaligus sebagai pelayan ilmu. Di satu sisi, sebagai ratu matematika merupakan bentuk tertinggi dari logika, sedangkan di sisi lain, sebagai pelayan matematika memberikan bukan saja sistem pengorganisasian ilmu yang bersifat logis namun juga pernyataan-pernyataan dalam bentuk model matematik. Matematika bukan saja menyampaikan informasi secara jelas dan tepat namun juga singkat. Suatu rumus yang jika ditulis dengan bahasa verbal membutuhkan rentetan kalimat yang banyak sekali, di mana makin banyak kata-kata yang dipergunakan maka makin besar pula peluang untuk terjadinya salah informasi dan salah interpretasi, maka dalam bahasa matematika cukup ditulis dengan model yang sederhana sekali.

Pemodelan matematika merupakan akibat dari penyelesaian permasalahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari yang diselesaikan menggunakan matematika. Masalah nyata dalam kehidupan biasanya timbul dalam bentuk gejala-gejala yang belum jelas hakikatnya. Kita masih harus membuang faktor-faktor yang tidak/kurang relevan, mencari data-data dan informasi tambahan, lalu kita menemukan hakikat masalah sebenarnya. Langkah ini dinamakan sebagai mengidentifikasi masalah. Misalnya seorang pasien datang ke dokter dengan keluhan kepalanya pusing dan perut sakit. Berdasarkan keluhan itu dokter mengadakan beberapa tes dan dengan pengalaman dan dasar ilmunya, ia akan mengadakan analisis, lalu memberikan diagnosis. Diagnosis inilah merupakan identifikasi masalah. Langkah selanjutnya setelah mengidentifikasi masalah, maka melalui beberapa pendefinisian diadakan penerjemahan masalah ke bahasa lambang, yaitu matematika. Penerjemahan ini disebut pemodelan matematika. Setelah model matematika jadi, maka dicari alat yang dapat digunakan untuk menyelesaikannya. Pemodelan inilah yang menjadi kunci dalam penerapan matematika. Memodelkan masalah ke dalam bahasa matematika berarti menirukan atau mewakili objek yang bermasalah dengan relasi-relasi matematis. Istilah faktor dalam masalah menjadi peubah atau variabel dalam matematika. Jadi, kerja pemodelan tidak lain adalah abstraksi dari masalah nyata menjadi masalah(model) matematika.

Selain sebagai bahasa, matematika juga berfungsi sebagai alat berpikir. Ilmu merupakan pengetahuan yang mendasarkan kepada analisis dalam menarik kesimpulan menurut suatu pola berpikir tertentu. Menurut Wittegenstein, matematika merupakan metode berpikir yang logis. Berdasarkan perkembangannya maka masalah yang dihadapi logika makin lama makin rumit dan membutuhkan struktur analisis yang lebih sempurna. Dalam perspektif inilah maka logika berkembang menjadi matematika, sebagaimana yang disimpulkan oleh Bertrand Russell, "matematika adalah masa kedewasaan logika, sedangkan logika adalah masa kecil matematika".

Komunikasi yang terjadi dengan matematika dapat terjadi, di antaranya dalam:
  1. Dunia nyata, ukuran dan bentuk lahan dalam dunia pertanian (geometri), banyaknya barang dan nilai uang logam dalam dunia bisnis dan perdagangan (bilangan), ketinggian pohon dan bukit (trigonometri), kecepatan gerak benda angkasa (kalkulus), peluang dalam perjudian (probabilitas), sensus dan data kependudukan (statistika), dan sebagainya.;
  2. Struktur abstrak dari suatu sistem, antara lain struktur sistem bilangan (grup, ring), struktur penalaran (logika matematika), struktur berbagai gejala dalam kehidupan manusia (pemodelan matematika), dan sebagainya; dan
  3. Matematika sendiri yang merupakan bentuk komunikasi matematika yang digunakan untuk pengembangan diri matematika. Bidang ini disebut "metamatematika".

Jadi, sejak awal kehidupan manusia matematika itu merupakan alat bantu untuk mengatasi berbagai macam permasalahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Baik itu permasalahan yang masih memilki hubungan erat kaitannya dengan ilmu eksak ataupun permasalahan-permasalahan yang bersifat sosial. Peranan matematika terhadap perkembangan sains dan teknologi sudah jelas, bahkan kalau boleh penulis katakan bahwa tanpa matematika, sains dan teknologi tidak akan dapat berkembang.

Wednesday, March 15, 2017

Mengupas Tuntas Pekerjaan Relationship Officer (RO)


Tulisan ini saya tujukan kepada Teman-teman yang baru saja menyelesaikan Pendidikan Sarjana S1, yang kini sedang semangat-semangatnya membolak-balik koran ataupun browsing kesana-kemari mencari iklan Lowongan Pekerjaan. Sebut saja, teman-teman kebetulan ketemu Iklan Lowongan Pekerjaan di sebuah BANK yang membuka lowongan “Relationship Officer.” bekerja di Bank sangat di minati oleh para pencari kerja, katanya karena gaji dan gengsinya. “Ada benarnya juga sih” walaupun itu hanya dilihat dari 1 dimensi saja dan masih banyak suka duka seorang karyawan Bank. Ok, Kembali Ke Laptop. Jadi, apakah Relationship Officer itu? Bagaimana supaya saya bisa diterima menjadi seorang Relationship Officer (RO) sebuah Bank? Tulisan ini mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan ini. Siapa tahu saja, sebelum akan melamar/interview/tes jabatan Relationship Officer pada suatu Bank, ada teman-teman yang iseng-iseng googling dan tidak sengaja nyangkut membaca tulisan ini. :D

Secara harafiah, Relationship berarti : hubungan, perhubungan, pertalian. Officer berarti : opsir, perwira, petugas. Di benak teman-teman mungkin berpikir, RO itu : “Petugas Bank yang jobdesknya menjaga relasi atau hubungan, baik itu intra-perusahaan ataupun inter-perusahaan” sehingga bagi teman-teman yang merasa mempunya kemampuan Interaksi yang baik, suka memperluas network, maka RO adalah pekerjaan yang cocok. Dengan penuh semangat teman-teman kemudian mengajukan lamaran dengan asumsi tadi. Saat Interviewpun tiba, dan pertanyaan yang mungkin muncul dari “bos” adalah : “Apa yang anda ketahui tentang Kredit Perbankan?” ternyata asumsi awal teman-teman salah besar, dan kemudian jawaban-jawaban “mengarang indah” mulai mengalir untuk menjawab pertanyaan si “bos” (x_x).

Jadi awalnya teman-teman harus mengerti terlebih dahulu tentang bisnis Pernankan itu sendiri. Fungsi utama dari perbankan adalah lembaga intermediasi keuangan yakni proses pembelian surplus dana dari sektor usaha, pemerintah maupun rumah tangga, untuk disalurkan kepada unit ekonomi yang defisit. Bank merupakan bisnis yang menawarkan simpanan, yang dapat melaksanakan permintaan penarikan (dengan menggunakan cek atau membuat transfer dana elektronik) dan menyalurkannya dalam bentuk kredit yang bersifat komersial (Rose dan Hudgins, 2010). Sederhananya bisa diilustrasikan sebagai berikut.

Uang yang nasabah Tabung di Bank (berupa tabungan, deposito, giro, dll), disalurkan kembali kepada debitur (orang yang mengambil pinjaman di bank). Nasabah akan mendapatkan bunga sedangkan debitur akan dikenakan bunga yang lebih tinggi dari bunga tabungan/deposito. Keuntungan Bank adalah selisih dari Bunga tersebut. Walaupun sebenarnya ada juga sumber keuntungan bank yang lain misalnya biaya administrasi dari ATM, Biaya provisi kredit, dll.

Jadi pada dasarnya jenis pekerjaan di Bank ada 3 jenis yaitu : Petugas yang mengurusi operasional (contoh : Teller, CS, Dll); Petugas yang mengurusi Pinjaman Kredit (RO, Account Officer, Marketing Officer, Credit Analyst, Credit Officer, dll) istilah lainnya : LENDING; dan Petugas yang mengurusi Produk-produk Tabungan/Deposito/ (RO, Funding Officer, dll) istilah lainnya : FUNDING; ada juga yang lainnya yaitu petugas yang bertugas untuk mengaudit ke-tiga proses tadi. Jadi pada dasarnya RO ada 2 jenis yaitu : RO Lending dan RO Funding. Tulisan ini mengulas tentang RO Lending, sehingga  “RO” yang saya maksud kemudian dalam tulisan ini  adalah RO Lending.

Jadi sederhananya, Relationship Officer adalah Petugas Bank yang tugasnya mencari Calon Debitur, memprosesnya sehingga menjadi Debitur Bank dimana teman-teman bekerja. Calon Debitur adalah Pihak (Perorangan maupun badan hukum) yang membutuhkan pinjaman Kredit. Tujuan Pinjaman Kredit yaitu : Pinjaman Modal kerja Usaha (MK), Pinjaman Investasi (I), dan Pinjaman Konsumsi (KS). Gabungan dari ketiga pinjaman tersebut disebut  pinjaman Multi-Guna. Lebih sederhana lagi RO itu adalah “Penjual Uang.”  Teman-teman akan mendapatkan Target sekian Juta Rupiah setiap bulannya, yang wajib dipenuhi.

Seiring bertambahnya jumlah Bank di Indonesia maka Persaingan juga semakin sengit. Sehingga untuk meningkatan jumlah volume Kredit (baca : sumber keuntungan utama suatu Bank), maka Bank harus “Menjemput Bola” bukan hanya menunggu calon Debitur datang ke kantor untuk menanyakan dan mengajukan pinjaman kredit. Dan RO-lah yang bertugas membawa “bola” tersebut. kalau teman-teman menjadi RO di segmen Kredit Usaha Mikro/kecil, maka nantinya harus menawarkan kredit kepada pedagang/pengusaha kecil (misalnya di pasar tradisional). Ada juga produk bank untuk kredit Konsumsi bagi para PNS dan karyawan, pastinya teman-teman akan jualan di kantor-kantor. Segmen-segmen yang lain yaitu : Pensiunan, Usaha Menengah, Usaha besar, dll.

Garis Besar Tugas Relationship Officer

Teman-teman mengumpulkan dokumen-dokumen dari Calon Debitur yang hendak mengajukan pinjaman Kredit. Biasanya dokumen Identitas (KTP, KK, NPWP, Dll), Dokumen Ijin Usaha (SIUP, TDP, Surat Ket. Usaha, Dll), Dokumen Jaminan (SHM, BPKB, IMB, Dll), Dokumen Usaha (Nota Pembelian, Nota Penjualan, Catatan Piutang, Dll). Selanjutnya dokumen-dokumen ini teman-teman serahkan kepada Credit Analyst/Credit Officer untuk disurvey dan dianalisa apakah layak mendapat kredit atau tidak. Nantinya teman-teman akan familiar dengan istilah : BI-Checking, Kemampuan Bayar, Appraisal Jaminan, dan istilah Kredit lainnya.  Kalau dinyatakan Layak, maka kredit akan di cairkan kepada Debitur dan akan ada petugas lain yang tugasnya untuk menjemput setoran setiap bulannya. Ada juga bank yang menerapkan sistem “Account Officer (AO)” yang merupakan gabungan dari ketiga fungsi tadi yaitu : mencari Calon Debitur, Menganalisa layak atau tidak calon debitur mendapat kredit, dan juga Maintenance Debitur dalam hal Setoran kredit setiap bulannya.

Apakah Susah Menjadi Seorang Relationship Officer?

Mungkin teman-teman saat ini sedang berdecit dahi dan sedang pikir-pikir lagi untuk  menjadi seorang RO. Teman-teman mungkin bekesimpulan melakoni pekerjaan seorang RO itu susah, apalagi ada target yang wajib dipenuhi. Sebenarnya tidak juga seperti itu. Setiap bank yang sudah exist mempunyai database Debitur. Dan debitur-debitur yang sudah lama ini sering mengajukan tambahan Pinjaman (Top Up). RO baru dapat memanfaatkan peluang ini. RO baru juga dapat memanfaatkan jaringan pertemanan yang dia miliki untuk mempromosikan produk-produk kredit. Sederhannya begini: orang yang jualan panci saja bisa laku, apalagi teman-teman yang jualan duit. Semua orang pada dasarnya membutuhkan uang, dan RO adalah seseorang yang menawarkan uang. :D

RO adalah Pemimpin Masa Depan

Di hampir semua Perusahan baik Perbankan, Leasing, Asuransi, dll; Marketing adalah Calon-calon Pemimpin di masa depan. Peluang Promosi jabatan terbuka lebih lebar daripada bagian yang lain. Masa-depan itu normalnya bukan puluhan tahun kedepan, tetapi di bawah 5-10 tahun menurut pengamatan saya. Teman-teman yang ingin karier melejit dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama? RO adalah jawaban yang tepat.

Jadi pertanyaannya sekarang adalah : Teman-teman mau menjadi seorang RO? Kalau memutuskan “Tidak Mau” ya sebaiknya di close saja tulisan ini dan urungkan niat teman-teman melamar/ikut tes wawancara/tes tulisan menjadi RO. Kalau jawabannya adalah “SIAP, SAYA MAU COBA” maka berikut beberapa tips-trik supaya bisa tembus.

Tips Tembus Tes Wawancara

1.Kuasai tentang Intermediasi Bank, dan apa sebenarnya RO itu (di awal tulisan ini.)

2.Hafal dan Kuasai  Prinsi 5C yaitu 5 hal yang harus ada pada Calon Debitur untuk bisa mendapatkan pinjaman Kredit Perbankan, yaitu :
Character = Kemauan membayar
Capacity = Kemampuan membayar
Collateral = Kualitas jaminan sebagai jalan keluar terakhir
Capital = Kekuatan modal
Conditions = Ketahanan terhadap perubahan kondisi

3.Kesankan kepada Penginterview bahwa anda adalah seorang yang mampu berinteraksi baik dengan seseorang yang baru anda temui. Usahakan suasana cair dan tidak tegang.

4.Kuasai dasar-dasar Ms. Excell dan Ms. Office

Tips Tembus Tes Tulisan

1.Pelajari dan kuasi kembali Prinsip matematika Dasar (Perhitungan Pecahan, Desimal, hitung cepat penambahan angka-angka satuan).

2.Jawablah yang menurut anda benar dalam Psikotes. Psikotes adalah tes untuk mengukur aspek individu secara psikis. Tes dapat berbentuk tertulis, visual, atau evaluasi secara verbal yang teradministrasi untuk mengukur fungsi kognitif dan emosional. Jawaban-jawaban dalam Psikotes sebaiknya tidak dibuat-buat sehingga tidak menunjukan jati diri teman-teman yang sebenarnya.


Semoga Kawan Sukses menjadi Seorang  Relationship Officer :).

Video

loading videos
Loading Videos...